batampos - Layanan ojek online mendapatkan lampu hijau dari Kabinet Malaysia untuk beroperasi secara lokal.
Menteri Pembangunan Wirausaha, Datuk Seri Mohd Redzuan Yusof, mengatakan bahwa keputusan ini disetujui secata prinsip setelah diskusipanjang dalam rapat kabinet, dikutip dari malaymail.com, Selasa (2/9).
Menteri menekankan pentingnya layanan semacam ini dijalankan sesuai dengan undang - undang yang ada demi memastikan keselamatan.
"Kami tulus ingin memastikan peluang kerja yang jumlahnya mencapai puluhan ribu. Sekaligus membantu para pedagang kecil yang berjualan dengan memanfaatkan layanan seperti Gojek, Menteri Pemuda dan Olahraga, Syed Saddiq Abdul Rahman, dikutip dari Malay Mail.
Menteri Pemuda dan Olahraga Syed Saddiq, pendiri Gojek Nadiem Makarim, dan Perdana Menteri Dr Mahathir telah bertemu untuk membahas kemungkinan peluncuran layanan ojek daring roda dua di Malaysia.
Pengenalanan layanan ojek online bisa membantu menyelesaikan masalah transportasi umum dengan biaya rendah tanpa harus terjebak macet. RUU ini memberikan pengakuan hukum sekaligus perlindungan yang setara dengan pekerja formal.
RUU ini menetapkan kontribusi ke Dana pensiun (EPF), perlindungan dari Perkeso (Sosial Security Organisation), dan cakupan biaya perawatan media, termasuk perlindungan 24 jam. RUU ini menjadi bentuk penghargaan terhadap kontribusi para pekerja.
Perdana Menteri, Anwar Ibrahim, menyampaikan RUU ini memberikan jaminan sosial, cuti, kontribusi ke badan jaminan sosial, dan asuransi.(*)
Editor : Tunggul Manurung