batampos - Raksasa makanan dan minuman dunia, Nestlé, Kembali diguncang krisis kepemimpinan setelah krisis kepemimpinan setelah dewan direksi resmi memecat CEO Laurent Freixe, pada awal September 2025. Keputusan ini diambil setelah terungkap hubungan romantis Laurent Freixe dangan bawahan langsung yang melanggar kode etik perusahaan.
Dilansir dari Thetimes.com, kabar pemecatannya bermula dari laporan anonim melalui kanal internal perusahaan. Investigasi langsung dipimpin oleh dewan direksi dan konsultan hukum eksternal.
Terungkap Laurent Freixe menjalin hubungan romantis dengan bawahannya. Laurent sempat membantah, namun bukti hubungan sudah terkonfirmasi.
Laurent Francois Charles Freixe lahir 21 April 1962, Paris, Prancis. Menempuh Pendidikan MBA dalam Administrasi Bisnis dari EDHEC Business School Lille (1985).
Laurent Freixe bukan sosok baru di tubuh Nestlé. Pria asal Prancis ini bergabung sejak tahun 1986 dan meniti karier di berbagai posisi manajerial, mulai dari divisi Eropa hingga Amerika Latin.
Menjadi Kepala Divisi Nutrisi, Nestlé Prancis pada 1999. Pada tahun 2003 menjadi CEO Nestlé Hungaria. Ia menoreh berbagai posisi penting di Nestlé.
Menjadi kepala wilayah Iberia (Spanyol & Portugal) pada tahun 2007. Laurent lanjut menjabat menjadi Executive Vice President untuk Zona Eropa pada tahun 2008 - 2014.
Pada tahun 2014 menjabat sebagai EVP dan CEO Zona Americas (AS, Kanada, Amerika Latin, Karibia). Pada tahun 2022 menjabat sebagai EVP dan CEO Zona Amerika Latin (Latin America).
Perjalanan karirnya dengan Nestlé membawanya menjadi CEO Nestlé pada tahun 2024 - 2025 menggantikan Ulf Mark Schneider, jabatan sejak September 2024. Selama masa jabatan, Laurent dikenal sebagai pemimpin yang berfokus pada pertumbuhan pasar global, terutama di sektor kopi dan nutrisi.
Selama empat decade berkiprah, ia juga dianggap berjasa dalam memperluas jaringan bisnis Nestlé di Amerika Latin.
Pelanggaran ini dipandang serius karena berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, mengingat hubungan dilakukan dengan staf bawahan langsung. Dewan Direksi langsung menunjuk Philipp Navratil untuk menjabat menjadi CEO Nestlé baru.(*)
Editor : Tunggul Manurung