Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Basarnas dari Kapri Kerahkan 54 Personel Rescue dan Bantuan Logistik ke Aceh, Perkuat Operasi SAR Banjir dan Longsor

Rengga Yuliandra • Sabtu, 29 November 2025 | 07:00 WIB

Persiapan keberangkatan tim sar  Kepri menuju Aceh.
Persiapan keberangkatan tim sar Kepri menuju Aceh.

 batampos- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bergerak cepat merespons bencana banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah di Aceh sejak beberapa hari terakhir.

Untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di lapangan serta mendukung kebutuhan kemanusiaan, Basarnas memberangkatkan 54 personel rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Tanjungpinang menuju daerah terdampak.

 Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi telah menyebabkan banjir meluas, merendam permukiman, merusak akses jalan, serta memicu titik longsor di sejumlah wilayah. Akibatnya, beberapa daerah menjadi terisolasi dan menghambat mobilisasi warga serta tim penyelamat.

 Briefing keberangkatan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli pada Jumat dini hari (28/11). Ia menegaskan bahwa penguatan operasi SAR di Aceh merupakan prioritas Basarnas untuk mempercepat penanganan darurat dan memastikan keselamatan masyarakat.

Baca Juga: Polda Kepri Tangkap WS, Diduga Kurir Vape Yakuza  

 “Kami mengerahkan 54 personel tim rescue dengan berbagai perlengkapan pendukung untuk membantu proses pencarian, evakuasi, dan penyelamatan di wilayah yang terdampak banjir maupun longsor. Situasi di Aceh membutuhkan penanganan cepat, terkoordinasi, dan terpadu, karena banyak daerah yang masih terisolasi,” ungkap Fazzli.

 Pada pukul 02.40 WIB, tim resmi diberangkatkan dari Batam menggunakan Kapal Kelas I KN SAR Purworejo, dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 40 jam dan estimasi tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh, pada 30 November 2025 pukul 18.40 WIB.

 Selain personel, Basarnas juga membawa dukungan logistik berupa beras, mie instan, dan air mineral untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Setibanya di Aceh, bantuan akan segera disalurkan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan unsur SAR lainnya.

 Untuk memperkuat pelaksanaan operasi di lapangan, Basarnas Tanjungpinang juga mengikutsertakan berbagai alat utama (alut) pendukung, di antaranya rescue truck, rescue car type 2, perahu karet, dan motor tempel (mopel). Seluruh peralatan tersebut dipersiapkan untuk mobilisasi dan evakuasi di wilayah yang sulit diakses akibat genangan air maupun jalan yang tertutup material longsor.

 “Kami berharap kehadiran tim dari Tanjungpinang dapat mempercepat proses penanganan darurat dan membantu meringankan beban masyarakat. Basarnas akan terus memaksimalkan segala sumber daya yang ada untuk memastikan keselamatan jiwa menjadi prioritas utama,” tambah Fazzli.

 Baca Juga: Bea Cukai Batam Dalami Muatan Eks Impor Ilegal, Penggerebekan 3 Kapal Penyelundup di Sengkuang

Basarnas menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi di Aceh serta siap menambah kekuatan personel maupun alut apabila dibutuhkan. (*)

 

Editor : Tunggul Manurung
#sar #kemanusiaan #banjir