Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Jaguar Klarifikasi Isu REEV, Komitmen Mobil Listrik Tetap Berlanjut

Juliana Belence • Selasa, 27 Januari 2026 | 12:30 WIB
Jaguar bantah mundur dari strategi All Electric.
Jaguar bantah mundur dari strategi All Electric.

batampos - Di tengah spekulasi bahwa sejumlah produsen otomotif mulai meninjau ulang rencana elektrifikasi, Jaguar memastikan arah bisnisnya tidak berubah.

Perusahaan menepis laporan yang menyebutkan Jaguar akan kembali mengembangkan kendaraan bermesin bensin atau hybrid.

Jaguar menyebut spekulasi tersebut tidak benar dan tanpa dasar. Jaguar menegaskan rencana mereka untuk menjadi merek otomotif mewah all electric tetap tidak berubah.

"Merevolusi Jaguar sebagai merek otomotif mewah eksklusif yang hanya memproduksi kendaraan listrik," kata Jaguar, dikutip dari Car Expert, Selasa (27/1).

Perusahaan menyambut positif reaksi media terhadap prototipe kendaraan listrik dan optimistis akan meluncurkan model pertama pada 2026.

Spekulasi tentang perubahan strategi muncul setelah laporan bahwa tim internal Jaguar kemungkinan mengembangkan teknologi range extender.

Teknologi yang memadukan mesin pembakaran dengan sistem baterai untuk memperpanjang jarak tempuh kendaraan.

Model tersebut dapat mencapai jarak hingga sekitar 621 mil (1000 km), tetapi dibantah oleh JLR. Jaguar menarik perhatian sejak mengumumkan rencana rebranding dan pergeseran fokus ke kendaraan listrik penuh.

Beberapa model berbasis mesin pembakaran internal telah berhenti diproduksi. Rencana EV diposisikan untuk bersaing di segmen mobil mewah listrik, termasuk model grand tourer yang dijadwalkan debut pada 2026.

Jaguar tetap berdiri pada keyakinan bahwa masa depan mereka adalah kendaraan listrik sepenuhnya.

Arsitektur Jaguar Electric Architecture sendiri dirancang khusus untuk EV dan tidak mendukung mesin pembakaran internal, termasuk hybrid.

Langkah tegas ini datang di tengah tantangan sektor kendaraan listrik global. Beberapa pembuat mobil menunda atau menyesuaikan rencana EV akibat permintaan yang tidak sesuai ekspektasi.

Jaguar menepis bahwa brand mereka sebagai pemain mewah dalam kompetisi otomotif global.(*)

Editor : Juliana Belence
#mobil #hybrid #Jaguar #mobil mewah #ev