Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Menteri Malaysia Sebut Stres Kerja Bisa Mendorong LGBT, Pernyataan Menteri Malaysia Dipertanyakan

Juliana Belence • Kamis, 29 Januari 2026 | 09:35 WIB
Menteri di Jabatan Perdana Menteri Urusan Agama, Dr. Zulkifli Hasan.
Menteri di Jabatan Perdana Menteri Urusan Agama, Dr. Zulkifli Hasan.

batampos - Pernyataan Menteri di Jabatan Perdana Menteri Malaysia Urusan Agama, Dr. Zulkifli Hasan, menyebut stres kerja dapat menjadi salah satu faktor seseorang terlibat dalam komunitas LGBT menuai perhatian publik.

Ucapan tersebut disampaikan dalam jawaban tertulis di Parlemen dan memicu perdebatan luas di Malaysia.

Ia mengatakan bahwa menurut sebuah studi tahun 2017 oleh Sulaiman et al menunjukkan bahwa kombinasi beberapa faktor bisa berpengaruh.

Tekanan kerja, pengaruh sosial, pengalaman seksual, dan faktor pribadi dapat berkontribusi pada gaya hidup LGBT.

Menteri Urusan Agama ini menyebutkan bahwa pemerintah tidak memiliki statistik resmi mengenai ukuran populasi LGBT di Malaysia.

"Studi tersebut menekankan bahwa kombinasi unsur - unsur ini dapat mempengaruhi berkembangnya perilaku terkait LGBT," tulisnya dalam jawaban, dikutip dari NST Online, Kamis (29/1).

Pernyataan itu disampaikan dalam jawaban tertulis di Parlemen sebagai respon atas pertanyaan Datuk Siti Zailah Mohd Yusoff.

Ia meminta data terbaru mengenai tren LGBT di Malaysia, termasuk kelompok usia, komposisi etnis, dan faktor - faktor utama yang mempengaruhi.

Pernyataan tersebut dipandang luas sebagai lepas dari konsensus ilmiah tentang orientasi seksual. Banyak yang mengatakan bahwa klaimnya tidak memiliki dasar penelitian kuat.

Di Malaysia, tindakan hubungan seks sejenis masih dilarang di bawah pasal "unnatural offences" dalam Federal Penal Code. Bisa dikenai sanksi pidana, terutama bagi warga Muslim melalui hukum syariah.

Komentar sang menteri langsung menyebar di media sosial Malaysia maupun internasional. Berbagai respon termasuk ejekan dan kritik terhadap logika klaim tersebut.

Netizen Malaysia di platform seperti Reddit mengejek dan mempertanyakan logika klaim. Beberapa politisi konservatif juga meragukan basis ilmiah dari klaim sang menteri.

Bahkan mengkritik pendekatan pembahasan masalah stres yang seharusnya diarahkan melalui nilai - nilai agama daripada dikaitkan langsung dengan LGBT.

Pernyataan ini hadir di tengah tekanan terhadap acara dan komunitas LGBT di Malaysia dalam beberapa pekan terakhir.

Kepolisian dan otoritas agama dilaporkan mengambil tindakan pada sebuah acara glamping yang dituduh mempromosikan gaya hidup LGBT setelah menerima keluhan dari beberapa tokoh dan politisi.(*)

Editor : Juliana Belence
#stres #LGBT #malaysia #Zulkifli Hasan #menteri malaysia