Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Rumor Kematian Netanyahu Beredar, Pemerintah Israel Pastikan Masih Bertugas

Jamil Qasim • Kamis, 12 Maret 2026 | 15:45 WIB

Benjamin Netanyahu
Benjamin Netanyahu

batampos – Kabar mengejutkan mengenai dugaan meninggalnya Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, ramai beredar di sejumlah media internasional dan media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Informasi tersebut pertama kali muncul dari laporan Tasnim News Agency, kantor berita yang berbasis di Teheran, Iran. Media tersebut mengklaim ada kemungkinan Netanyahu tewas atau mengalami luka serius di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.

Namun hingga kini, kabar tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Meski belum terbukti kebenarannya, rumor tersebut dengan cepat menyebar luas dan memicu spekulasi di berbagai platform media sosial.

Spekulasi semakin berkembang setelah Netanyahu dilaporkan tidak muncul di hadapan publik selama sekitar empat hari terakhir. Kondisi ini dianggap tidak biasa bagi sosok yang dikenal aktif berkomunikasi dengan masyarakat melalui pesan video yang disebarkan di berbagai platform digital.

Dalam beberapa hari terakhir, tidak ada rekaman video atau foto terbaru yang menunjukkan keberadaannya. Komunikasi resmi yang mengatasnamakan Netanyahu disebut hanya dirilis dalam bentuk pernyataan tertulis melalui kantor pemerintah.

Situasi tersebut memunculkan berbagai spekulasi mengenai kondisi sebenarnya dari perdana menteri Israel tersebut.

Di sisi lain, sejumlah laporan juga menyebutkan bahwa pengamanan di sekitar rumah dinas perdana menteri di Tel Aviv mengalami peningkatan signifikan. Langkah pengamanan tambahan tersebut dilakukan tanpa penjelasan resmi dari aparat keamanan kepada media internasional.

Beberapa media yang memiliki kedekatan dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) bahkan mencoba mengaitkan peningkatan keamanan tersebut dengan dugaan krisis di pemerintahan Israel.

Namun laporan tersebut dinilai tidak menyertakan bukti kuat mengenai klaim bahwa Netanyahu telah terbunuh.

Media di Israel menilai narasi yang beredar lebih banyak berupa potongan informasi yang disusun secara dramatis sehingga menimbulkan kesan adanya krisis besar di pemerintahan.

Sementara itu, catatan resmi pemerintah Israel menunjukkan bahwa Netanyahu masih menjalankan aktivitas kenegaraan. Dokumen pemerintah menyebutkan ia mengeluarkan pernyataan melalui kantor pemerintah pada 7 Maret lalu.

Selain itu, laporan pemerintah juga mencatat kehadirannya saat melakukan kunjungan ke wilayah terdampak konflik di kota Beersheba.

Dalam laporan lain disebutkan Netanyahu juga melakukan komunikasi telepon dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Sejumlah analis menilai rumor mengenai kematian pemimpin negara sering muncul dalam dinamika konflik geopolitik sebagai bagian dari perang informasi.

Dalam konteks ketegangan antara Israel dan Iran, propaganda media dan penyebaran narasi di media sosial kerap digunakan sebagai instrumen psikologis untuk memengaruhi opini publik maupun moral pihak lawan.

Hingga berita ini diturunkan, status kesehatan Benjamin Netanyahu masih menjadi perdebatan antara klaim sejumlah media Iran dan bantahan dari pihak Israel.

Masyarakat internasional diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyaring informasi yang beredar, terutama di tengah meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah. (*)

Editor : Jamil Qasim