batampos - Kepala Organisasi Intelijen Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), Seyed Majid Khademi, dilaporkan tewas dalam serangan yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel, menurut pernyataan resmi yang disiarkan media pemerintah Iran.
Informasi tersebut disampaikan oleh stasiun penyiaran negara IRIB yang mengutip pernyataan Islamic Revolutionary Guard Corps. Dalam keterangan itu, Khademi disebut “gugur sebagai martir” dalam serangan yang dikategorikan Iran sebagai aksi teror oleh pihak asing.
Mengutip laporan Reuters, media Iran menyebut serangan dilakukan oleh “musuh Amerika-Zionis (Israel)”, yang secara langsung menuding Washington dan Tel Aviv sebagai pihak di balik insiden tersebut.
Di sisi lain, Israel secara terbuka mengonfirmasi keterlibatannya. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, bersama Israel Defense Forces, menyatakan berada di balik operasi yang menewaskan Khademi.
Melansir Gulf News, Khademi baru menjabat sebagai kepala intelijen IRGC sejak Juni 2025, menggantikan Mohammad Kazemi yang juga tewas dalam serangan sebelumnya. Pergantian berulang di posisi ini mencerminkan tingginya risiko yang dihadapi pejabat keamanan Iran.
Sepanjang kariernya, Khademi dikenal sebagai figur penting dalam bidang intelijen dan kontra-spionase. Ia pernah memimpin organisasi perlindungan intelijen IRGC yang bertugas menjaga keamanan internal dan mencegah infiltrasi asing, serta menduduki posisi strategis di Kementerian Pertahanan Iran.
Dalam struktur keamanan Iran, organisasi intelijen IRGC merupakan salah satu pilar utama yang berperan dalam pengawasan domestik dan kerap beroperasi paralel dengan lembaga intelijen sipil.
Dalam pernyataan resminya, IRGC menegaskan, “Mayjen Khademi gugur sebagai martir dalam serangan teroris oleh musuh Amerika-Zionis,” yang mencerminkan sikap politik Iran sekaligus mempertegas konflik dengan pihak luar.
Sementara itu, pengakuan terbuka Israel menunjukkan pendekatan yang semakin agresif dalam menghadapi Iran. Dalam beberapa tahun terakhir, Israel secara konsisten menargetkan figur kunci dalam struktur militer dan intelijen Iran sebagai bagian dari strategi melemahkan sistem keamanan Teheran.
Kematian Khademi pun menambah daftar pejabat tinggi Iran yang tewas dalam serangan yang dikaitkan dengan Israel, sekaligus menandai meningkatnya eskalasi konflik di lingkaran inti keamanan negara tersebut. (*)
Editor : Jamil Qasim