batampos - Chevrolet Camaro berpotensi dihidupkan kembali oleh General Motors dalam beberapa tahun ke depan. Kabar ini muncul di tengah perubahan strategi besar industri otomotif.
Produsen mulai menyeimbangkan antara kendaraan listrik dan model konvensional. Mobil diperkirakan akan kembali diproduksi mulai 2027.
Dipasarkan sebagai model tahun 2028. Camaro terbaru akan menggunakan platform Alpha 2 milik GM.
Platform juga akan digunakan oleh sedan baru Buick dan generasi terbaru Cadillac CT5. Semua model tersebut direncanakan produksi di pabrik Lansing, Michigan, Amerika Serikat.
Berbeda dari rumor yang menyebut Camaro akan berubah menjadi mobil listrik atau SUV. Model baru masih akan menggunakan mesin pembakaran internal.
Baca Juga: Porsche Siapkan 911 Baru Berkonsep Pure Driving Pleasure, Ini Bocoran Awalnya
Ada kemungkinan varian performa tinggi tetap hadir dengan mesin V8. Ini mempertahankan karakter khas mobil muscle Amerika yang menjadi identitas Camaro sejak pertama kali diperkenalkan pada 1967.
GM sedang mempertimbangkan untuk membangun beberapa varian sedan menggunakan platform CT5 generasi berikutnya. Namun, detail spesifikasinya masih belum jelas.
GM berencana memproduksi sekitar 60.000 hingga 70.000 unit kendaraan CT5 dan Camaro. Produksi untuk model lebih kecil akan berakhir pada Juni.
Kemungkinan pabrik dapat beroperasi hanya dengan memproduksi satu jenis kendaraan saja. Camaro generasi keenam dihentikan produksinya pada 2023 tanpa adanya pengganti dari GM.
General Motors belum memberikan pengumuman resmi terkait spesifikasi maupun jadwal peluncuran Camaro.
Namun, sejumlah indikasi seperti pendaftaran ulang merek dagang Camaro. Bocoran dari pemasok industri otomotif memperkuat kemungkinan bahwa comeback benar - benar akan terjadi.(*)
Editor : Juliana Belence