batampos – Kapten Liverpool FC, Virgil van Dijk, tetap optimistis timnya mampu membalikkan keadaan saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di leg kedua perempat final Liga Champions UEFA.
Liverpool sebelumnya takluk 0-2 pada leg pertama yang berlangsung di Parc des Princes, Kamis (9/4). Meski tertinggal agregat, Van Dijk berharap atmosfer Anfield bisa menjadi kunci kebangkitan The Reds.
“Semoga para penggemar kami dapat memainkan peran besar. Saya telah melalui banyak malam istimewa di Anfield. Para penggemar adalah tulang punggung klub, dan semoga mereka bisa kembali mendukung kami,” ujar Van Dijk, dikutip dari UEFA.
Bertahan Solid, Serangan Kurang Maksimal
Sebagai bek, Van Dijk menilai lini pertahanan Liverpool sebenarnya tampil cukup solid menghadapi gempuran PSG. Namun, ia mengakui timnya gagal memaksimalkan peluang dari skema serangan balik.
“Itu pertandingan yang sangat berat, seperti yang kami perkirakan. Kami bertahan dengan banyak pemain di kotak penalti. Sayangnya, gol pertama terjadi karena defleksi,” katanya.
“Kami punya beberapa momen serangan balik, tapi tidak dimanfaatkan dengan baik,” tambahnya.
Fokus Bangkit di Anfield
Van Dijk juga menjelaskan strategi Liverpool yang bermain dengan lima bek membuat tim harus disiplin mengikuti pergerakan dinamis pemain PSG.
Untuk leg kedua, ia menekankan pentingnya peningkatan dalam penguasaan bola agar Liverpool bisa tampil lebih dominan.
“Mereka bergerak ke mana-mana, jadi komunikasi harus sangat baik. Kami harus berani mengambil risiko di momen yang tepat. Semoga di Anfield kami bisa jauh lebih baik, terutama dalam penguasaan bola,” tegasnya.
Laga leg kedua akan digelar pada 15 April di Anfield. Untuk lolos ke semifinal, Liverpool wajib menang dengan selisih minimal dua gol atas PSG. (*)
Editor : Jamil QasimSumber : Jawa Pos