Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Melania Trump Mendadak Pidato Bantah Kaitan dengan Epstein, Isu Lama Kembali Guncang Gedung Putih

Chahaya Simanjuntak • Sabtu, 11 April 2026 | 20:30 WIB
MELANIA Trump, iba negara Amerika Serikat saat memberikan pernyataan resmi Mengenai tidak adanya hubungannya dengan kasus penjahat seksual Epstein di Cross Hall, Gedung Putih, Washington DC, Kamis (9/4/2026) waktu setempat atau kemarin waktu Indonesia. F Mandel Ngan/Getty Images/AFP via CNN
MELANIA Trump, iba negara Amerika Serikat saat memberikan pernyataan resmi Mengenai tidak adanya hubungannya dengan kasus penjahat seksual Epstein di Cross Hall, Gedung Putih, Washington DC, Kamis (9/4/2026) waktu setempat atau kemarin waktu Indonesia. F Mandel Ngan/Getty Images/AFP via CNN

Batampos -  Ibu Negara Amerika Serikat (AS), Melania Trump secara mengejutkan membantah keterkaitannya dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein, lewat sebuah pidato resmi di Cross Hall, Gedung Putih, Washington DC, Kamis (9/4/2026) waktu setempat atau Jumat (10/4/2026) waktu Indonesia. Pernyataannya tersebut memicu polemik lama yang mengguncang Gedung Putih.

Pernyataan mendadak Melania tanpa pemberitahuan detail sebelumnya itu bahkan tidak diketahui lebih dulu oleh Presiden Donald Trump. Langkah tersebut langsung mengalihkan perhatian publik dari isu geopolitik perang Iran dan harga minyak dunia yang melonjak ke kontroversi lama yang sempat mereda.

"Saya tidak ada kaitannya dengan kasus yang melibatkan sosok yang tidak terpuji, Eipstein," ujar Melania seperti dikutip dari CNN, kemarin.

Baca Juga: Imbas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak

Dalam keterangannya, Melania menegaskan, interaksinya dengan Epstein sangat terbatas dan hanya terjadi satu kali di sebuah acara, tahun 2000 lalu. "Bahkan, interaksi maupun komunikasi koresponden dengan Ghislaine Maxwell, yang tak lain partnet Epstein tidak lebih dari komunikasi biasa. Jadi saya tidak ada hubungan mendalam dengan mereka," bantahnya.

Selain membantah, Melania juga mendorong adanya pengawasan lebih lanjut oleh Kongres AS, termasuk memberi ruang bagi korban untuk bersaksi dalam sidang terbuka.

Pernyataan Melania ini pun memicu respons politik, dengan Ketua Komite Pengawas DPR AS James Comer menyatakan dukungan untuk menggelar sidang lanjutan.

Langkah Melania dinilai mencerminkan independensinya di dalam pemerintahan. Namun di sisi lain, membuat pejabat Gedung Putih khawatir isu Epstein kembali mendominasi agenda politik nasional di negara adidaya tersebut.

Presiden Trump menanggapi santai keputusan tersebut dan menyatakan istrinya berhak menyampaikan pandangannya secara pribadi, meski ia kini menjabat sebagai ibu negara AS. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Melania Trump vs Epstein #Gedung Putih #amerika serikat #Epstein Files #melania trump