Batampos - Lembaga antariksa Amerika Serikat (AS) NASA mengungkapkan, mereka menyiapkan menu makanan khusus untuk misi luar angkasa Artemis II. Menu makanan khusus itu sebanyak 189 jenis hidangan yang dirancang selama berbulan-bulan.
Menu tersebut terbilang mewah dan beragam, mulai dari daging brisket panggang, brokoli au gratin, quiche sayuran, hingga lebih dari 10 jenis minuman. Selain itu, tersedia juga kacang mete, almond, salad mangga, dan labu butternut.
Karena roti dilarang di luar angkasa akibat remahannya yang dapat merusak peralatan sensitif, NASA menggantinya dengan 58 tortilla sebagai alternatif.
Salah satu makanan yang mencuri perhatian adalah selai coklat Nutella yang sempat menjadi sorotan menjelang para astronot mencetak rekor baru sebagai manusia yang berada paling jauh dari Bumi dalam 54 tahun terakhir.
Baca Juga: Kasus Showroom Mobil Batam Kian Menggulung, Polisi Periksa Tiga Korban
Empat astronot yang menjalankan misi ini yakni Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen. Mereka menempuh perjalanan sejauh 252.756 mil dari Bumi, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang misi Apollo 13 pada 1970 lalu.
Setelah 10 hari berada di luar angkasa, empat astronaut ini pun berhasil mendarat di bumi, Jumat (10/4/2026) malam hari atau Sabtu (11/4/2026) pagi tadi. Pendaratan mereka ditandai dengan pendaratan splashdown di Perairan Sandiego, California di Samudera Pasifik. Pendaratan terlambat 20 detik dari perkiraan NASA.
Selama misi di antariksa, meski mereka disuguhi menu berkelas, para astronaut justru memiliki permintaan sederhana setelah kembali ke Bumi, yakni sandwich selai kacang dan jelly tanpa kulit roti atau Uncrustables.
Baca Juga: KSOP Tanjungbalai Karimun Catat 306.343 orang Gunakan Jasa Kapal Laut di Musim Lebaran
Permintaan tersebut langsung direspons oleh produsen makanan yang menjanjikan pasokan seumur hidup bagi para kru setelah pendaratan di laut (splashdown).
Pihak Angkatan Laut AS juga memastikan kapal penjemput akan membawa persediaan sandwich tersebut dalam jumlah melimpah untuk menyambut para astronaut mereka.
Misi Artemis II menjadi tonggak penting dalam eksplorasi luar angkasa, sekaligus mencatat rekor baru jarak tempuh manusia dari Bumi di era modern digital saat ini. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak