batampos – Figur publik Lauren Sánchez mencuri perhatian saat menghadiri Met Gala 2026 tanpa didampingi sang suami, Jeff Bezos. Kehadirannya di acara mode bergengsi itu terjadi di tengah sorotan dan kritik tajam terkait penunjukannya sebagai Ketua Kehormatan Met Gala tahun ini.
Menurut laporan Hollywood Reporter, Lauren Sánchez Bezos tiba di Metropolitan Museum of Art, New York, pada Senin (4/5) malam waktu setempat. Ia melangkah di tangga ikonik Met Gala seorang diri mengenakan gaun biru tua rancangan rumah mode Schiaparelli, lengkap dengan detail perhiasan menggantung di bagian bahu.
Lauren menjadi salah satu tamu pertama yang hadir dan berpose solo di karpet merah pembuka bersama Nicole Kidman serta Anna Wintour.
Gaun yang dikenakannya terinspirasi dari salah satu karya paling terkenal dalam koleksi The Met, yakni lukisan Madame X karya John Singer Sargent. Namun, Lauren menegaskan busana itu tetap diberi sentuhan personal.
“Temanya adalah Costume Art, dan itulah yang dilakukan Elsa Schiaparelli 100 tahun lalu. Ia tidak sekadar menghias tubuh, tetapi menciptakan seni di atas tubuh. Kami membahas apa yang saya suka kenakan dan kepribadian saya, lalu Daniel mengolahnya menjadi desain,” ujar Lauren seperti dikutip People.
Dalam beberapa pekan terakhir, keterlibatan Jeff Bezos dalam Met Gala 2026 menuai gelombang penolakan publik. Miliarder pendiri Amazon itu dituding membeli pengaruh dalam salah satu acara mode paling prestisius di dunia.
Bahkan, beredar spekulasi sejumlah selebritas akan memboikot acara tersebut. Meski tak terlihat di karpet merah, Bezos diduga tetap hadir dan bergabung dengan Lauren di dalam venue acara.
Pasangan itu disebut turut bergabung dengan jajaran Ketua Met Gala 2026 lainnya, seperti Beyoncé, Nicole Kidman, Venus Williams, dan Anna Wintour.
Sebelumnya, poster seruan boikot sempat muncul di sejumlah titik sekitar museum. Poster itu menyoroti dugaan pelanggaran hak pekerja oleh Amazon serta kedekatan Bezos dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Sebagai informasi, kode busana Met Gala 2026 mengusung tema “Fashion Is Art”, sejalan dengan pameran musim semi Metropolitan Museum of Art bertajuk “Costume Art.”
Kurator pameran Andrew Bolton mengatakan, pameran tersebut menyoroti peran penting tubuh berpakaian dalam sejarah seni, dengan memadukan lukisan, patung, dan berbagai objek seni selama 5.000 tahun bersama busana historis maupun kontemporer dari Costume Institute. (*)
Editor : Jamil Qasim