batampos-Bunga suweg atau yang dikenal sebagai bunga bangkai tumbuh dan mekar di kebun warga di kawasan Desa Toapaya Selatan, Bintan. Bunga yang biasanya mengeluarkan bau tidak sedap itu tumbuh dan mekar di kebun alpukat.
Terdapat satu bunga bangkai yang mekar ditemukan di kebun dengan ukuran diameter atau lebar lebih kurang sekitar 12 sentimeter dan tinggi sekitar 25 sentimeter.
Pemilik kebun, Yuli Seperi yang akrab disapa Feri, mengaku tidak mengetahui mengapa bunga tersebut bisa tumbuh dan mekar. Menurutnya, bunga dengan nama latin Amorphophallus ini, tumbuh liar di kebun alpukat miliknya.
Keberadaan bunga bangkai itu baru diketahui saat Feri mengunjungi kebunnya, Sabtu (7/6). Saat akan membersihkan kebun, tercium bau tidak sedap seperti bangkai. Setelah mencari, Feri menemukan bunga bangkai tersebut.
"Baru kali ini ada di kebun, sudah hampir sebulan enggak ke kebun. Pas mau bersih-bersih, ketemu bunga bangkai," ungkap warga Tanjungpinang ini kepada Batam Pos.
Fenomena tumbuhnya bunga bangkai ini termasuk hal yang jarang ditemui. Pemilik kebun pun langsung mengabadikan momen langka tersebut.
"Tapi bunganya sudah hampir layu," sebutnya.
Melansir beragam sumber, suweg atau bunga bangkai ini merupakan tumbuhan anggota genus Amorphophallus yang merupakan tumbuhan dari famili talas-talasan.
Bunga dan tumbuhan vegetatif (daun) tumbuh bergantian. Bunganya pada waktu-waktu tertentu mengeluarkan bau tidak sedap yang keras dan menyengat, sehingga umum dinamai sebagai bunga bangkai. (*)
Editor : Tunggul Manurung