batampos- PT. Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) menggelar Gala Luncheon untuk merayakan Hari Jadi Kawasan Bintan Industrial Estate (BIE) yang Ke-31 tahun.
Acara ini diadakan di Wisma BIE pada Selasa (24/6/2025) dan dihadiri oleh tenant dan mitra strategis.
General Manager PT BIIE, Aditya Laksamana menyampaikan kilas balik perjalanan kawasan ini serta arah strategis ke depan yang lebih hijau, modern, dan terintegrasi.
Kawasan BIE berkembang pesat sejak berdiri tahun 1995. Dari awal sebagai kawasan manufaktur dasar, kini menjadi kawasan industri ekspor strategis yang menopang pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.
Kawasan ini kini menjadi rumah setidaknya bagi 19 tenant dengan total tenaga kerja sekitar 6.500 orang. Beberapa tenant lagi melakukan perluasan usaha seperti PT. Singatac, PT. BOMC dan PT. CCI.
Aditya menekankan pentingnya transformasi untuk menjaga relevan di tengah perubahan global.
Fokusnya bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat pemahaman regulasi, tata kelola, dan mempersiapkan BIE sebagai kawasan industri berkelanjutan yang tanggap terhadap transformasi digital dan efisiensi energi.
Selain itu, PT BIIE menunjukkan komitmen kuat dalam menjunjung tinggi kepatuhan hukum dan peraturan yang berlaku.
Beberapa penghargaan yang diraih PT. BIIE dari institusi terpercaya baik di dalam maupun luar negeri antara lain Best Enterprise in Regulatory Compliance dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Award 2025 oleh Hukumonline di Jakarta.
Penghargaan lainnya, Finalis Innovative In-House Team of The Year 2025 pada ajang Asia Legal Business Awards oleh Thomson Reuters di Singapura.
Aditya juga menyoroti dua proyek strategis yang diyakini memperkuat posisi BIE di masa depan yaitu Bandara Internasional Bintan dan Two Countries Twin Park (TCTP).
Aditya menilai pembangunan bandara akan membawa dampak positif bagi kawasan BIE.
Dengan adanya bandara, posisi BIE sebagai kawasan industri utama di Bintan akan semakin kuat terutama dalam membuka akses logistik lebih luas, mempersingkat rantai distribusi kawasan dan meningkatkan daya saing BIE di tingkat regional dan global.
Proyek strategis lainnya adalah TCTP, kemitraan antara Indonesia dan Tiongkok yang menghubungkan ekosistem industri Bintan dan Fujian untuk mendorong ahli teknologi, peningkatan ekspor dan penciptaan lapangan pekerjaan yang berkualitas.
Dengan mengusung tema Together We Grow, kawasan BIE berkomitmen untuk terus bertumbuh dan berkembang bersama seluruh tenant, pekerja, serta pemangku kepentingan.
Acara ini ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng, pertunjukan budaya dan makan siang bersama tenant dan mitra strategis dengan harapan untuk masa depan yang lebih baik. (*)
Editor : Tunggul Manurung