Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Beras Premium Merek Harumas untuk MBG di SPPG Sei Lekop Bintan Berulat, Prayogo: Ganti Suplier

Tunggul Manurung • Selasa, 4 November 2025 | 08:00 WIB
Dapur SPPG di RW 002 Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Senin (3/11) malam.
Dapur SPPG di RW 002 Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Senin (3/11) malam.

batampos- Pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur menemukan ulat di dalam beras premium merek Harumas yang akan digunakan untuk program makan bergizi gratis (MBG).

Kepala Kelompok Makan Bergizi Gratis (MBG) Kecamatan Bintan Timur, Prayogo membenarkan adanya penemuan ulat di dalam beras premium merek Harumas yang digunakan untuk program MBG di Kelurahan Sei Lekop.

Kejadian ini diketahui setelah pekerja mengecek beras yang baru datang di dapur SPPG.

Hasilnya, mereka menemukan ulat di dalam karung beras. Mereka kemudian membuka karung beras lainnya.

"Dari beberapa karung, hanya satu karung beras yang tidak ditemukan ulat," katanya dihubungi, Senin (3/11).

Ia langsung mengambil langkah tegas dengan merekomendasikan penggantian beras yang terkontaminasi ulat.

Setelah diganti, mereka melakukan pengecekan ulang untuk memastikan tidak ada lagi ulat di dalam beras yang baru.

Ia menekankan bahwa kejadian seperti ini tidak bisa ditolerir karena berkaitan kualitas bahan pangan yang digunakan untuk program MBG.

"Saya sudah meminta Kepala SPPG menganti suplier," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Anggun yang saat itu sedang rapat menyarankan untuk menghubungi Awi, mitra dapur yang terlibat dalam penanganan beras yang ditemukan ulat.

"Izin, saya sedang rapat, boleh hubungi mitra," ujar Anggun.

Mitra SPPG, Awi mengaku kelelahan karena harus membersihkan beras yang ditemukan ulat di dalamnya.

Baca Juga: KMP Bahtera Nusantara 01 Rute Tanjunguban-Matak-Seintete Tak Beroperasi Sebulan, Tak Ada Kapal Penganti

"Saya mau istirahat dulu, letih membersihkan beras Harumas Premium bersama pekerja," ujarnya.

Ia butuh istirahat karena malam hari harus kembali bekerja untuk membantu pekerja SPPG. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#beras harumas #Mbg #SPPG