Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Mulai 2 Januari 2026, KMP BN 01 Layani Rute Tanjunguban–Letung

Slamet Nofasusanto • Sabtu, 27 Desember 2025 | 08:20 WIB
KMP Bahtera Nusantara 01 saat berlayar dengan lintasan Tanjunguban ke beberapa pulau. F. Kiriman Sukma Nugraha untuk Batam Pos
KMP Bahtera Nusantara 01 saat berlayar dengan lintasan Tanjunguban ke beberapa pulau. F. Kiriman Sukma Nugraha untuk Batam Pos

batampos – KMP Bahtera Nusantara (BN) 01 resmi menambah lintasan baru Tanjunguban–Letung, Kabupaten Kepulauan Anambas. Penambahan rute ini diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sebelumnya, KMP BN 01 melayani rute Tanjunguban–Matak–Penagih–Sedanau–Sintete. Dengan penambahan lintasan baru, kapal kini berlayar dari Tanjunguban menuju Letung terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke pelabuhan lainnya.

“Biasanya kapal langsung ke Matak. Sekarang rutenya dari Tanjunguban ke Letung, lalu Letung ke Matak karena ada penambahan lintasan,” ujar Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha, Jumat (26/12).

Ia menyebutkan, pelayaran dengan rute baru tersebut mulai beroperasi 2 Januari 2026. “Trip perdananya mulai besok, 2 Januari 2026,” katanya.

Menurut Sukma, KMP BN 01 akan sandar di Pelabuhan Letung Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur, yang baru saja diresmikan. “Kapal sudah masuk di Tanjunguban dan tarifnya juga sudah ditetapkan,” ujarnya.

Adapun rute lengkap KMP BN 01 saat ini yakni Tanjunguban–Letung–Matak–Sedanau–Penagih–Sintete.

Untuk tarif penyeberangan Tanjunguban–Letung, penumpang dewasa dikenakan tarif sekitar Rp120.000, sementara bayi Rp11.000. Tarif kendaraan roda dua untuk sepeda motor golongan I sebesar Rp132.000, golongan II Rp236.000, dan golongan III Rp507.000. Sedangkan tarif mobil penumpang sekitar Rp1.697.000, dan mobil barang sekitar Rp1.743.000.

Sukma menjelaskan, sebelumnya KMP BN 01 sempat sepi penumpang karena waktu keberangkatan berdekatan dengan dua kapal lain tujuan Anambas, termasuk KM Bukit Raya.

“Waktu itu tiga kapal berangkat hampir bersamaan, sehingga penumpang terbagi,” ujarnya.

Ia berharap penambahan lintasan Letung dapat meningkatkan jumlah penumpang sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di wilayah Kepulauan Anambas. (*)

Editor : M Tahang
#KMPBahteraNusantara #TransportasiLaut