Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

156 Kasus Laka Lantas di Bintan, Angka Kematian Turun Separuh

Slamet Nofasusanto • Rabu, 31 Desember 2025 | 20:20 WIB
Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani, setelah rilis akhir tahun di Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Selasa (30/12) sore.
Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani, setelah rilis akhir tahun di Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Selasa (30/12) sore.

batampos – Kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Bintan menunjukkan tren penurunan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Polres Bintan, jumlah kecelakaan tercatat 156 kasus, turun dua kasus dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 158 kasus.

“Kasus laka lantas pada 2025 menurun dua kasus dibandingkan tahun 2024,” ujar Kapolres Bintan AKBP Yunita Stevani saat konferensi pers di Mapolres Bintan, Selasa (30/12) sore.

Selain penurunan jumlah kasus, angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan signifikan. Pada 2025, tercatat sekitar 11 korban meninggal, sedangkan pada 2024 jumlahnya mencapai 22 jiwa.

Namun demikian, jumlah korban luka ringan justru mengalami peningkatan. Pada 2025, korban luka ringan tercatat sekitar 118 jiwa, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah sekitar 74 jiwa. Sementara itu, korban luka berat juga mengalami kenaikan tipis dari sekitar 150 jiwa pada 2024 menjadi 152 jiwa pada 2025.

Dalam hal penegakan hukum, AKBP Yunita menyebutkan bahwa sepanjang 2025 terdapat 18.930 pelanggaran lalu lintas di wilayah Bintan. Dari jumlah tersebut, 18.782 pelanggaran diselesaikan melalui teguran, sedangkan 148 pelanggaran lainnya dikenakan sanksi tilang.

Untuk penanganan kecelakaan lalu lintas, dari total 156 kasus, sebanyak 147 kasus telah selesai diproses, sementara 9 kasus masih dalam tahap penyelidikan.

AKBP Yunita juga mengungkapkan bahwa mayoritas korban kecelakaan lalu lintas berada pada rentang usia 16 hingga 30 tahun, dengan jumlah sekitar 96 orang. Jenis kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan adalah sepeda motor.

Sementara dari sisi lokasi, angka kecelakaan tertinggi tercatat di Jalan Nusantara, Kecamatan Bintan Timur, dengan total 52 kasus kecelakaan sepanjang 2025.

Kapolres Bintan pun mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan dan pelanggaran di wilayah Bintan.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara,” pungkasnya. (*)

Editor : M Tahang
#Polres Bintan #lakalantas