Lima Nelayan Selamat Usai KM Safira Jaya Tenggelam, Tiga Terombang-ambing di Fiber
Slamet Nofasusanto• Selasa, 6 Januari 2026 | 20:00 WIB
Kru kapal KM Safira Jaya setelah berhasil diselamatkan, Senin (5/2/2026). F. H.P Bako untuk Batam Pos.
Batampos - Lima nelayan yang berada di atas kapal pompongKM Safira Jayaberhasil selamat setelah kapal tersebut tenggelam di perairan Tambelan, Kabupaten Bintan, padaMinggu (4/1/2026) dini hari.
Kelima nelayan tersebut yakniMuli Warman,40,selaku nakhoda, serta kru kapalIwan Kusnadi,36, El, Wahyu, dan Fadhil,44.
AKP H.P Bako menjelaskan, saat kapal mulai tenggelam, para kru sempat membuang sejumlah barang untuk meringankan beban kapal. Namun usaha tersebut tidak berhasil menahan laju masuknya air.
Para kru kemudian mengeluarkanfiber besar berkapasitas satu ton. Tiga orang, yakni Muli Warman, Iwan Kusnadi, dan Wahyu berhasil naik ke dalam fiber.
Sementara itu, dua kru lainnya,Fadhil dan El, tidak sempat naik ke fiber karena kondisi angin kencang dan gelombang tinggi. Keduanya hanya mampu melompat ketutup fibersesaat sebelum kapal tenggelam.
“Tiga orang yang berada di fiber berhasil diselamatkan nelayan lain pada Minggu dini hari. Sedangkan dua orang yang berada di tutup fiber baru ditemukan pada Senin pagi,” kata AKP Bako.
Seluruh kru akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, meski sempat terombang-ambing di laut selama beberapa jam.
Polres Bintan mengimbau para nelayan agar selalu memastikankelayakan kapal dan kondisi cuacasebelum melaut guna mencegah kejadian serupa.
“Pastikan kapal dalam kondisi baik dan cuaca aman sebelum berlayar,” pungkasnya. (*)