Batampos - Tim SAR Gabungan menghentikan pencarian terhadap Top, 50, warga Kampung Panglong, Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Senin (12/1/2026) siang sekitar pukul 10.00 WIB.
Kapolsubsektor Teluk Sebong Polsek Bintan Utara, Iptu Muslimin, mengatakan, pencarian dihentikan setelah satu minggu dengan melibatkan Basarnas Tanjungpinang, Satpolairud Polres Bintan, TNI AL, Tagana Bintan, dan BPBD Bintan serta warga.
Pencarian sebelumnya dilakukan di sekitar Perairan Berakit hingga Pengudang, termasuk di Kawasan Hutan Bakau.
Baca Juga: 7. Akhirnya Rilis! Trailer One Piece Season 2 Live Action Ungkap Ancaman Baroque Works
Namun, setelah 7 hari pencarian, Tim SAR Gabungan memutuskan menghentikan pencarian karena tidak ada tanda-tanda keberadaan Top. Meski begitu, keluarga Top masih melakukan pencarian secara mandiri.
"Mereka beranggapan masih bisa ditemukan, jadi mereka masih melakukan pencarian sampai saat ini," tambahnya.
Muslimin mengimbau warga untuk melaporkan jika ada informasi tentang Top dan tetap waspada saat berada di daerah pesisir pantai karena angin kencang dan ombak kuat.
"Angin bertiup kencang, jadi waktu turun ke laut atau ke pantai sebaiknya berhati-hati, dikhawatirkan ombak kuat," ujarnya.
Baca Juga: Cuaca Panas Ekstrem! Hindari Meninggalkan 5 Barang Ini di Jok Mobil
Sekretaris BPBD Bintan, Agus Ariyadi membenarkan bahwa pencarian dihentikan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) 7 hari pencarian.
"Pencarian dihentikan karena sesuai SOP 7 hari pencarian namun belum membuahkan hasil," katanya.
Meskipun pencarian telah dihentikan, ia mengatakan bahwa ada kemungkinan pencarian akan kembali dilakukan apabila ada informasi terbaru tentang keberadaan Top.
Diberitakan sebelumnya, Top dilaporkan hilang saat mencari ketam bakau di laut pada Senin (5/1/2026) lalu. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak