Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Agroforestry di Bintan, Banyan Tree Tanam 2.000 Pohon Pakan Lebah

Slamet Nofasusanto • Minggu, 25 Januari 2026 | 15:35 WIB
Penanaman pohon di lahan seputaran objek wisata edukasi Gudem Bee Farm, Kampung Pasiran, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong pada Sabtu (24/1). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos
Penanaman pohon di lahan seputaran objek wisata edukasi Gudem Bee Farm, Kampung Pasiran, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong pada Sabtu (24/1). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos

batampos – Banyan Tree Hotels & Resorts menanam 2.000 pohon di kawasan wisata edukasi Gudem Bee Farm, Kampung Pasiran, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Sabtu (24/1). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

Cluster-3 Sustainability Coordinator Banyan Tree Hotels & Resorts, Henry Ali Singer, mengatakan lahan yang sebelumnya kurang produktif berupa semak belukar dan kebun karet tua kini diolah kembali agar memiliki nilai manfaat jangka panjang.

“Lahan digali dan diberi pupuk supaya bisa dimanfaatkan kembali secara optimal,” ujar Henry di sela kegiatan penanaman.

Ia menjelaskan, program penanaman tersebut mengusung konsep agroforestry, yakni pengelolaan lahan dengan mengombinasikan tanaman hutan dan tanaman pertanian dalam satu kawasan.

“Konsep ini menggabungkan tanaman hutan dan tanaman buah-buahan, sehingga ke depan bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Banyan Tree melibatkan Gudem Bee Farm dan Politeknik Bintan Cakrawala (PBC) untuk melakukan monitoring dan evaluasi pertumbuhan tanaman. Pada tahap lanjutan, program ini juga akan berkolaborasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Henry berharap kegiatan ini dapat menjadi model restorasi hutan berbasis masyarakat yang bisa direplikasi di wilayah lain.

“Kami ingin ini menjadi lokasi percontohan restorasi hutan berbasis masyarakat, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di negara lain,” ujarnya.

Mahasiswa Politeknik Bintan Cakrawala, Michaeleka, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan penanaman tersebut. Ia berharap tanaman yang ditanam dapat tumbuh subur dan mengembalikan fungsi kawasan hutan seperti semula.

Sementara itu, Pembina Wisata Edukasi Gudem Bee Farm, Serka Meldi Wahyuda, mengatakan penanaman pohon ini merupakan kolaborasi lanjutan bersama Banyan Tree dalam gerakan penanaman pakan lebah.

“Ini kegiatan kedua. Sebelumnya sudah ditanam 1.000 pohon dan kini sudah mulai berbunga,” katanya.

Ia menjelaskan, terdapat 27 jenis tanaman yang ditanam, terdiri dari tanaman hutan dan tanaman buah-buahan. Jenis yang dominan antara lain matoa dan jengkol, karena dinilai memiliki nilai ekonomi serta bunganya disukai lebah.

“Selain menghijaukan kawasan wisata, pohon-pohon ini diharapkan menjadi sumber pakan lebah,” ujarnya.

Meldi berharap Gudem Bee Farm dapat terus berkembang sebagai destinasi wisata berkelanjutan yang memberi dampak positif bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Harapannya, manfaat lingkungan dan ekonomi bisa berjalan beriringan,” pungkasnya. (*)

Editor : M Tahang
#Banyan Tree #tanam pohon