Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kapal Ikan KM Samudera Bocor dan Tenggelam di Perairan Bintan

Slamet Nofasusanto • Selasa, 3 Februari 2026 | 18:00 WIB
Personel Satpolairud Polres Bintan mengevakuasi para korban yang selamat setelah kapal mereka, KM Samudra tenggelam akibat bocor di pada lambung kanan kapal, pada Senin (2/2/2026). F.Syafril untuk BP
Personel Satpolairud Polres Bintan mengevakuasi para korban yang selamat setelah kapal mereka, KM Samudra tenggelam akibat bocor di pada lambung kanan kapal, pada Senin (2/2/2026). F.Syafril untuk BP

Batampos -  Kapal ikan KM Samudera tenggelam di antara Perairan Anak Lobam dan Perairan Tekulai, Bintan, pada Senin (2/2/2026).

Kapal kayu berlapis fiber yang bertolak dari Pelabuhan Anai, Tanjungpinang, itu mengalami kebocoran pada lambung kanan kapal sekitar pukul 17.00 WIB.

Kasat Polairud Polres Bintan, Iptu Syafril mengatakan bahwa kapal tersebut berlayar menuju Tanjung Riau, Batam, dengan mengangkut 50 fiber bermuatan ikan.

Namun, kebocoran pada lambung kapal membuat kru kapal harus berjuang keras untuk menyelamatkan kapal.

"Satu jam kemudian, kapal mulai tenggelam hingga ke Perairan Anak Lobam," kata Syafril.

Ia mengatakan pihaknya menerima laporan tentang kejadian tersebut sekitar pukul 18.40 WIB dan langsung menuju lokasi kejadian menggunakan speedboat.

Personel tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB dan mendapati korban sedang mengapung di sekitaran tempat tenggelamnya kapal.

Beruntung seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan dibawa ke Markas Satpolairud Polres Bintan menggunakan speedboat.

"Alhamdulillah, semua korban selamat," kata Syafril.

Dari hasil pemeriksaan, kapal itu dibawa oleh Suhaidi, 49, sebagai nakhoda kapal dan tiga kru kapal yakni Nasrun, 58, Usman, 49, Sadri Ardyansyah, 23.

"Mereka sudah kembali ke rumah masing-masing. Semua kru kapal orang Batam," katanya.

Ia mengimbau kepada nelayan dan pemilik kapal untuk selalu waspada cuaca angin kencang dan ombak tinggi serta memastikan keselamatan kapal sebelum berlayar. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#KM Samudera Tenggelam #perairan bintan