Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Waduk Sei Gesek Surut Tinggal 40 Cm, PDAM Siapkan Pengalihan Aliran

Slamet Nofasusanto • Jumat, 13 Februari 2026 | 14:00 WIB
Pjs Kasubag Produksi PDAM Tirta Kepri, Abdur Razak menunjukkan kondisi Waduk Sei Gesek di Bintan yang mengalami penyusutan signifikan hingga dasar waduk mulai terlihat, Kamis (12/2). F. Slamet Nofasus
Pjs Kasubag Produksi PDAM Tirta Kepri, Abdur Razak menunjukkan kondisi Waduk Sei Gesek di Bintan yang mengalami penyusutan signifikan hingga dasar waduk mulai terlihat, Kamis (12/2). F. Slamet Nofasus

batampos – Ketinggian air Waduk Sei Gesek di Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, menyusut drastis akibat cuaca panas yang berlangsung sejak Januari 2026. Kondisi tersebut membuat dasar waduk mulai terlihat, termasuk gundukan tanah yang sebelumnya tertutup air.

Pjs Kasubag Produksi PDAM Tirta Kepri, Abdur Razak, mengatakan tinggi muka air waduk saat ini jauh dari kondisi normal.

“Dalam kondisi normal, ketinggian air bisa mencapai lebih dari 2 meter. Sekarang tinggal sekitar 40 sentimeter,” ujar Razak, Kamis (12/2).

Meski debit air menyusut signifikan, PDAM Tirta Kepri tetap mengoperasikan waduk selama 24 jam guna menjaga pasokan air bersih kepada pelanggan.

Sejumlah langkah antisipasi dilakukan agar operasional tetap berjalan. Di antaranya dengan memasang karung pasir (sandbag) untuk mengarahkan aliran air dari tali air agar tetap masuk ke intake.

“Tujuannya supaya air tetap bisa masuk ke intake sehingga Waduk Sei Gesek tetap beroperasi,” jelasnya.

Selain itu, pembersihan tali air telah dilakukan. Balai Wilayah Sungai (BWS) juga melakukan perbaikan pada struktur bangunan pendukung waduk.

PDAM Tirta Kepri turut menyiapkan skenario pengalihan aliran apabila penyusutan air terus berlanjut. Distribusi air nantinya akan dibagi antara Waduk Sei Gesek dan Waduk Sei Pulai.

Waduk Sei Gesek direncanakan melayani pelanggan dari wilayah Sei Gesek hingga Batu 10 Tanjungpinang. Sementara pelanggan dari wilayah Sei Pulai hingga Batu 10 akan dialiri dari Waduk Sei Pulai.

“Insya Allah hari ini sedang kita persiapkan rencana pengalihan aliran tersebut,” katanya.

PDAM juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.

“PDAM menyediakan air, sementara pemerintah menyiapkan mobil tangki untuk distribusi ke warga yang mengalami krisis air,” tambahnya.

Razak mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak dan segera melaporkan jika menemukan kebocoran pipa agar dapat segera ditangani.

“Laporkan segera jika ada pipa bocor agar bisa cepat ditangani,” pungkasnya. (*)

Editor : Jamil Qasim