batampos– Kapal roro KMP Bahtera Nusantara 03 gagal berlayar dari Pelabuhan Tanjunguban menuju Tambelan, Kabupaten Bintan, akibat kerusakan mesin.
Kapal tersebut sedianya dijadwalkan berangkat pada Minggu (22/2/2026). Namun hingga Rabu (25/2/2026), kapal belum juga bertolak sehingga puluhan penumpang terpaksa menunggu di atas kapal.
“Saya sudah ada di dalam kapal sejak Minggu sore. Ya harus menunggu, untungnya makan dan minum ditanggung,” ujar Yuyun, salah seorang penumpang.
Ia mengaku memilih tetap menunggu di kapal untuk menghindari biaya tambahan jika harus kembali ke rumahnya di Tanjungpinang. “Kalau pulang pasti butuh biaya lagi. Mending di sini saja,” tambahnya.
Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Ainul, menjelaskan kapal mengalami kerusakan pada kompresor mesin sehingga keberangkatan terpaksa ditunda.
Ia menyebutkan, sebanyak 47 penumpang masih bertahan menunggu di atas kapal. Sementara tiga penumpang lainnya memilih meninggalkan kapal dan menginap di rumah kerabat di Batam maupun Tanjungpinang.
“Calon penumpang yang berada di kapal sudah kami beri makan dan takjil untuk berbuka puasa,” ujarnya.
Pihak ASDP Indonesia Ferry juga memberikan opsi pengembalian dana tiket secara penuh bagi penumpang yang memilih membatalkan perjalanan.
“Rencana kapal akan berangkat malam ini sekitar pukul 22.00 WIB,” katanya.
Pihak pelabuhan memastikan proses perbaikan terus dilakukan agar kapal dapat segera kembali beroperasi melayani rute Tanjunguban–Tambelan. (*)
Editor : Jamil Qasim