Batampos - Prajurit TNI AL, Serda SAA Ade Ardiyan Rahmadana meninggal dunia setelah menjalani kegiatan orientasi KRI Kujang-642 Satkat Koarmada I pada Jumat (27/2/2026) malam. Kematiannya diduga terkait tindakan kekerasan.
Kepergian Bintara PK XLIV/I TNI Angkatan Laut ini meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya serta warga Tanjunguban, Bintan.
Jasad Serda Ade Ardiyan diterbangkan dari Kepri dan dimakamkan di Padang Pariaman, Sumatera Barat pada Sabtu (28/2/2026), dalam upacara kedinasan.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan kegiatan prajurit TNI AL sebelum dan sesudah Serda Ade meninggal.
Dalam video tersebut juga terlihat ucapan turut berduka cita dari warga Tanjunguban, Bintan, yang mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.
Komandan Lanal Bintan, Letkol Laut (P) Wityuda Timortimur Suratmono membenarkan kabar yang beredar di media sosial tersebut saat dikonfirmasi, pada Minggu (8/3/2026).
Ia menyatakan bahwa pihak Denpomal Lanal Bintan sedang dalam proses penyidikan masalah ini.
"Saat ini sedang dalam proses penyidikan untuk mendapatkan fakta kejadian dari para saksi," katanya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak