Batampos - Masyarakat dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan melaksanakan salat istisqa di halaman Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Kamis (26/3/2026) pagi.
Salat Istisqa yang dipimpin KH Rustam Efendi sebagai imam sekaligus khatib ini bertujuan memohon hujan kepada Allah SWT mengingat kemarau yang panjang.
Sebelum pelaksanaan salat Istisqa, panitia menjelaskan tata cara salat memohon hujan tersebut kepada jemaah. Hal ini dimaksudkan agar jemaah dapat mengikuti salat dengan khusyuk dan benar.
Saat salat dimulai, beberapa orang terlihat datang terlambat dan mereka langsung masuk ke barisan salat. Namun beberapa shaf salat terlihat masih kosong.
KH Rustam Efendi, dalam tausiahnya menyampaikan manusia sering lupa dengan amanah-amanah yang Allah SWT perintahkan, meskipun telah diberikan fasilitas yang banyak di dunia.
"Boleh jadi kita senang berjalan-jalan dengan mobil kita, tapi kita lupa membayar zakat. Boleh jadi, hari-hari kita menikmati lezatnya makanan tapi kita lupa memperhatikan kelaparan yang menimpa perut orang-orang miskin. Boleh jadi hari-hari kita tidur dalam AC, tapi kita lupa dengan kesengsaraan orang-orang fakir," kata Rustam.
Dengan demikian, Allah SWT memberi peringatkan kepada manusia dengan musibah seperti kekeringan yang melanda.
"Kita merasa gerah dan panas yang hampir tiga bulan melanda," katanya.
Namun, Allah SWT memberi kesempatan kepada manusia memperbaiki diri dan memohon ampunan.
"Untung, Allah SWT segera menyadarkan hati kita bahwa yang punya lahan tetap Allah SWT dan yang punya kewenangan menurunkan hujan hanya Allah SWT. Hari ini dengan hati yang sadar, kita memohon kepada Allah agar berkenan menurunkan hujan," pungkasnya.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan salat Istisqa yang dilaksanakan merupakan upaya berserah diri dan memohon ampunan kepada Allah SWT mengingat kondisi kemarau yang cukup panjang dan kekeringan yang melanda Bintan.
Roby juga mengatakan Pemkab Bintan telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kekeringan, termasuk mendistribusikan air bersih ke rumah warga yang terdampak kekeringan.
Namun, dengan melaksanakan salat Istisqa ini, ia berharap dapat memperoleh keberkahan dan pengampunan dari Allah SWT.
"Insha Allah, mudah-mudahan diturunkan hujan di Bintan," pungkasnya.
Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti mengatakan, musim kemarau membuat beberapa wilayah di Bintan mulai dilanda kekeringan.
"Salat Istisqa ini merupakan ikhtiar untuk berdoa kepada Allah SWT agar mengabulkan permohonan menurunkan hujan dan memberikan rahmat-Nya,” ujar Deby Maryanti usai melaksanakan salat Istisqa.
Selain itu, Deby juga mengimbau agar seluruh masyarakat setempat agar selalu waspada saat musim kemarau ini, karena bencana kebakaran hutan dan lahan acapkali terjadi di lingkungan sekitar rumah.
"Jika terjadi kebakaran hutan dan lahan di sekitar rumah, kita imbau masyarakat untuk segera melaporkan ke aparat terkait agar cepat segera di tangani," ujarnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak