Batampos – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bintan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pilar sosial untuk memantau kondisi Kim Leng, 90, yang tinggal seorang diri di rumahnya yang nyaris ambruk di Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong.
Pekerja Sosial Ahli Muda Dinsos Bintan, Roro Novi mengatakan, pihaknya telah menawarkan Kim Leng untuk tinggal di Rumah Bahagia maupun di rumah anaknya. Namun tawaran tersebut masih ditolak.
Menurut Roro, Kim Leng merasa sudah menyatu dengan rumah yang ditempatinya selama puluhan tahun meski hanya menumpang tinggal di lokasi tersebut.
“Bukan tidak mau tinggal sama anaknya, tapi tidak mau meninggalkan rumah ini,” ujar Roro, Selasa (12/5/2026).
Kim Leng baru bersedia pindah apabila kondisi kesehatannya menurun dan tidak ada lagi yang merawatnya.
Untuk memastikan kondisi lansia itu tetap terpantau, Dinsos Bintan telah berkoordinasi dengan pemerintah desa agar bidan desa dan kader posyandu lebih aktif melakukan kunjungan.
“Kami juga meminta pilar-pilar sosial baik itu TKSK, Tagana dan lainnya untuk turut memantau keadaan kakek Kim Leng,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Dinsos juga mendata sejumlah kebutuhan pokok yang diperlukan Kim Leng, mulai dari beras hingga perlengkapan mandi.
“Kita akan upayakan memenuhi kebutuhan tersebut melalui APBD Bintan,” kata Roro.
Sebelumnya, kondisi rumah Kim Leng menjadi perhatian karena bangunannya sudah lapuk dan nyaris ambruk. Meski demikian, lansia itu tetap memilih bertahan tinggal di rumah tersebut. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak