Batampos - Miswanto, warga Bintan mendapatkan penghargaan lingkungan, kalpataru. Tak hanya dikenal sebagai pengelola bank sampah, ia juga merupakan Ketua Bank Sampah Indonesia (BSI) Pensosmas Bintan yang membina 21 bank sampah di Batam, Pekanbaru hingga Padang.
Miswanto dianugerahi Kalpataru Adya 2026 Kategori Pembina Lingkungan.
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI di Jakarta International Convention Centre (JICC), Jakarta pada Kamis (11/6/2026).
Baca Juga: The90 Gem Resmi Diluncurkan, Perhiasan Pintar yang Bantu Lindungi Kulit dari Paparan Matahari
Ia tidak hanya berhasil mengelola sampah, tapi jadi pembina bagi 21 bank sampah yang tersebar di wilayah Batam, Pekanbaru hingga Padang.
"Alhamdulillah, bangga pastinya menerima penghargaan ini. Pastinya, penghargaan ini untuk semua pegiat dan pecinta lingkungan khusuanya di Kabupaten Bintan" ucap Miswanto usai menerima penghargaan.
Miswanto berbeda, ia tidak menyimpan ilmunya sendiri. Lewat inovasi Bintan Ojek Sampah (BOS) dan program sedekah sampah berbasis pendekatan religius, ia aktif menularkan konsep ke daerah lain.
Hasil nyatanya. Dari satu bank sampah di Tanjunguban Selatan, kini ia membina hampir 800 nasabah aktif di Bintan dan jadi rujukan 21 bank sampah binaan lintas kota.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Petakan Kebutuhan Faskes di Batam
"Siapa yang menyangka, inovasi skala kelurahan, kini menjadi percontohan nasional dan diakui Pemerintah Pusat," ujarnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bintan, Niken Wulandari turut mengapresiasi.
"Mewakili pemerintah daerah, kami mengapresiasi Pak Miswanto. Sepak terjangnya luar biasa. Ke depan, semoga kepedulian masyarakat meningkat dan ikut andil menjaga lingkungan," pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak