Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Progres Pembangunan Dermaga 2 Pelabuhan ASDP Tanjunguban Capai 30 Persen

Slamet Nofasusanto • Kamis, 16 Juli 2026 | 17:00 WIB
Pekerjaan tiang pancang dermaga 2 Pelabuhan ASDP Tanjunguban menggunakan alat crane di atas tongkang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos
Pekerjaan tiang pancang dermaga 2 Pelabuhan ASDP Tanjunguban menggunakan alat crane di atas tongkang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos

 

batampos – Pembangunan Dermaga 2 Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Kabupaten Bintan, terus menunjukkan kemajuan. Hingga pertengahan Juli 2026, progres proyek tersebut telah mencapai sekitar 30 persen.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pekerjaan saat ini difokuskan pada pemasangan tiang pancang di perairan dekat Dermaga 1. Proses pemancangan dilakukan menggunakan alat crane yang ditempatkan di atas tongkang.

Department Head Operational Teknik Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, Firdaus, mengatakan proyek masih berada pada tahap awal, dengan fokus utama menyelesaikan pekerjaan pondasi sebelum memasuki tahap konstruksi lantai dermaga.

"Pekerjaan sesuai kontrak dimulai pada awal April 2026 dan ditargetkan selesai pada 30 November 2026. Hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai kurang lebih 30 persen," ujar Firdaus.

Ia mengaku belum dapat memastikan seluruh tiang pancang telah terpasang di lokasi proyek. Namun, setelah tahap tersebut rampung, pekerjaan akan dilanjutkan dengan peningkatan kapasitas Dermaga 1 yang telah ada.

Menurut Firdaus, Dermaga 1 akan ditingkatkan kapasitasnya dari sekitar 1.000 Gross Tonnage (GRT) menjadi 2.000 GRT. Sementara Dermaga 2 yang baru dibangun nantinya dirancang mampu melayani kapal hingga 1.000 GRT.

"Targetnya, setelah seluruh pekerjaan selesai, Dermaga 2 dapat langsung dioperasikan," katanya.

Sebelumnya, pembangunan Dermaga 2 dan peningkatan kapasitas Dermaga 1 Pelabuhan ASDP Tanjunguban resmi dimulai pada Juni 2026.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan penambahan dermaga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan penyeberangan. Selama ini Pelabuhan ASDP Tanjunguban hanya memiliki satu dermaga aktif, sehingga saat musim ramai (peak season) kerap terjadi antrean kapal.

"Kalau hanya satu dermaga, saat peak season pasti terjadi penumpukan. Karena itu kami menambah satu dermaga lagi agar pelayanan penyeberangan lebih lancar," ujar Heru.

Total investasi pembangunan Dermaga 2 Tanjunguban, peningkatan Dermaga 1, serta rehabilitasi Dermaga 1 Pelabuhan Telaga Punggur di Batam mencapai sekitar Rp133 miliar.

General Manager ASDP Cabang Batam, Reno Yulianto, menjelaskan Dermaga 2 dibangun dengan panjang sekitar 119,48 meter dan dilengkapi movable bridge berkapasitas 80 ton, sehingga mampu melayani kapal hingga 1.000 GRT.

Sementara itu, Dermaga 1 akan diperpanjang hingga memiliki panjang sandar 200,90 meter dengan kapasitas pelayanan kapal mencapai 2.000 GRT.

Selain di Tanjunguban, ASDP juga melakukan rehabilitasi Dermaga 1 Pelabuhan Telaga Punggur guna meningkatkan aspek keselamatan dan efisiensi layanan penyeberangan.

Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada akhir 2026. (*)

Editor : Jamil Qasim
Dermaga 2 asdp