DP3KB Bintan Catat 31 Kasus Kekerasan terhadap Anak hingga Juli 2026, Bintan Timur Tertinggi

Slamet Nofasusanto • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 10:37 WIB
Kepala DP3KB Bintan, Aryati. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
Kepala DP3KB Bintan, Aryati. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Bintan mencatat 31 kasus kekerasan terhadap anak sepanjang Januari hingga Juli 2026. Kecamatan Bintan Timur menjadi wilayah dengan jumlah laporan tertinggi.

Kepala DP3KB Bintan, Aryati, mengatakan angka tersebut merupakan data sementara yang dihimpun hingga akhir Juli 2026.

"Hingga Juli 2026, total sudah 31 kasus," ujar Aryati.

Meski jumlah laporan cukup tinggi, Aryati menilai kondisi tersebut tidak serta-merta menunjukkan peningkatan angka kekerasan terhadap anak. Menurutnya, bertambahnya laporan juga dipengaruhi meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan kasus yang terjadi.

Ia menjelaskan, peningkatan kesadaran tersebut merupakan hasil dari berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi mengenai perlindungan anak yang rutin dilakukan DP3KB di sejumlah wilayah di Kabupaten Bintan.

Selain upaya pencegahan, DP3KB juga memberikan pendampingan menyeluruh kepada korban, mulai dari proses pelaporan hingga pendampingan hukum di tingkat kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan.

"Kami juga menyediakan layanan konseling serta rujukan rawat inap untuk korban yang mengalami trauma berat," jelasnya.

Aryati berharap berbagai langkah tersebut dapat menekan angka kekerasan terhadap anak sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak di Kabupaten Bintan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau menemukan dugaan kekerasan terhadap anak.

"Jika dilaporkan cepat, maka akan mempermudah proses penanganan dan perlindungan korban," katanya.

Berdasarkan data DP3KB, sepanjang 2025 terdapat 60 kasus kekerasan terhadap anak, sedangkan pada 2024 jumlahnya mencapai 82 kasus.

Dengan capaian 31 kasus hingga Juli 2026, jumlah laporan tahun ini telah melampaui separuh dari total kasus yang tercatat sepanjang 2025.

Berdasarkan sebaran wilayah, Kecamatan Bintan Timur menjadi daerah dengan jumlah kasus terbanyak sepanjang 2026, disusul Kecamatan Bintan Utara yang juga mencatat angka laporan relatif tinggi. (*)

 

Editor : Putut Ariyo
Perlindungan Anak DP3KB Bintan kepulauan riau kekerasan anak Bintan Timur