batampos - Setelah hampir tiga bulan tidak beroperasi, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjunguban Selatan 3 di Kabupaten Bintan kembali mengaktifkan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dapur MBG yang berada di Jalan Indunsuri, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, mulai kembali beroperasi sejak Rabu (19/8/2026) setelah sebelumnya sempat menghentikan pelayanan akibat kendala teknis.
Kepala SPPG Tanjunguban Selatan 3, Muhammad Arief, mengatakan penghentian sementara terjadi karena permasalahan pada email virtual account yang digunakan dalam administrasi program.
"Alhamdulillah tanggal 19 Agustus kemarin sudah mulai aktif dan tanggal 20 Agustus kemarin sudah mulai operasi kembali. Semua administrasi sudah kami selesaikan," kata Arief saat ditemui di SPPG Tanjunguban Selatan 3, Jumat (21/8/2026).
Sempat Berhenti Akibat Kendala Teknis
Arief menjelaskan, selama tidak beroperasi kegiatan dapur MBG sempat berhenti selama tiga minggu karena libur sekolah. Setelah itu, operasional belum dapat dilanjutkan karena menunggu penyelesaian administrasi dan perbaikan data dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Dengan selesainya proses tersebut, seluruh layanan kembali berjalan normal.
Para pekerja dapur yang sebelumnya dirumahkan juga telah kembali bekerja.
"Rata-rata masih pekerja lama, yang dipanggil kembali," ujarnya.
Layani 2.740 Penerima Manfaat
Saat ini, SPPG Tanjunguban Selatan 3 melayani 2.740 penerima manfaat yang tersebar di 30 sekolah dan tiga posyandu di wilayah Bintan Utara.
Jumlah tersebut sedikit menurun dibandingkan sebelumnya yang mencapai sekitar 2.900 penerima manfaat.
Menurut Arief, penurunan itu dipengaruhi oleh perubahan jumlah peserta didik setelah kenaikan kelas dan kelulusan siswa.
"Agak berkurang karena sebelumnya ada kenaikan kelas dan kelulusan siswa," jelasnya.
Berharap Kendala Teknis Cepat Ditangani
Arief berharap Badan Gizi Nasional dapat mempercepat penanganan berbagai kendala teknis apabila kembali terjadi di masa mendatang, termasuk terkait pergantian person in charge (PIC) maupun pengelolaan email virtual account.
Menurutnya, percepatan penyelesaian masalah administrasi akan membantu memastikan layanan Makan Bergizi Gratis tetap berjalan tanpa gangguan.
"Kita paham BGN lagi berbenah. Tapi kita berharap ke depan jika ada masalah teknis seperti ini bisa cepat diselesaikan," pungkasnya. (*)
Editor : Putut Ariyo