batampos — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bintan, Polda Kepulauan Riau (Kepri), menyerahkan bantuan satu set kaki palsu kepada Liusman Laia, seorang buruh tani yang kehilangan salah satu kakinya akibat kecelakaan lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Bintan Iptu Yelvis Oktaviano mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kecelakaan lalu lintas dan membutuhkan dukungan untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
"Kami berharap bantuan ini bisa memberikan semangat dan motivasi kepada saudara Liusman untuk terus menjalani kehidupan serta kembali beraktivitas secara produktif," kata Yelvis seusai menyerahkan bantuan secara simbolis di Jalan Tirta Madu, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kamis (20/8).
Menurut Yelvis, kondisi yang dialami Liusman menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas.
Dampak kecelakaan, kata dia, tidak hanya berupa kerugian materi, tetapi juga dapat menyebabkan luka berat, kecacatan permanen, bahkan kehilangan nyawa.
Karena itu, pemberian bantuan kaki palsu tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengedukasi dan menyosialisasikan pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.
"Kecelakaan lalu lintas dapat dicegah apabila seluruh pengguna jalan memiliki kesadaran, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap keselamatan bersama," ujarnya.
Yelvis mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta memastikan kendaraan memenuhi ketentuan yang berlaku.
"Patuhi aturan, gunakan perlengkapan keselamatan, lengkapi kendaraan sesuai ketentuan, hindari perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain, dan selalu utamakan keselamatan saat berada di jalan raya," katanya.
Selain menyerahkan kaki palsu, Satlantas Polres Bintan juga menyalurkan 10 paket sembako kepada masyarakat di sekitar lokasi. Bantuan tersebut diberikan dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI.
Yelvis berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kegiatan itu juga diharapkan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri senantiasa hadir dan peduli terhadap kondisi masyarakat," tutur Yelvis. (*)
Editor : Jamil Qasim