88 Hotspot Terdeteksi di Pulau Bintan, 82 Titik di Kabupaten Bintan

Mohamad Ismail • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:57 WIB
Petugas damkar Tanjungpinang saat memadamkan api yang membakar lahan di Tanjungpinang Timur. F. Mohamad Ismail/Batam Pos
Petugas damkar Tanjungpinang saat memadamkan api yang membakar lahan di Tanjungpinang Timur. F. Mohamad Ismail/Batam Pos

 
batampos - Sebanyak 88 titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Pulau Bintan selama Agustus 2026. Sebagian besar titik panas itu berada di Kabupaten Bintan, sementara sisanya di Kota Tanjungpinang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang mencatat angka tersebut mengalami peningkatan, jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

‎Kepala Stasiun Meteorologi RHF Tanjungpinang, Ahmad Kosasih mengatakan, temuan puluhan titik panas tersebut terpantau melalui pemantauan sensor VIIRS dan MODIS pada Satelit Polar (NOAA20, S-NPP, TERRA, dan AQUA).

‎Dari total sebanyak 88 hotspot tersebut, kata dia mayoritas titik panas berada di kawasan wilayah Kabupaten Bintan dengan angka sebesar 82 titik.

‎"sebanyak 82 titik panas terdeteksi di wilayah Kabupaten Bintan, sedangkan 6 titik panas sisanya berada di Kota Tanjungpinang," kata Kosasih, Rabu (26/8).

Baca Juga: Belum Ada Warga Bintan Daftar Direktur BUMD, Pendaftaran Bintan Karya Bahari Diperpanjang

Ia menjelaskan, potensi penambahan titik panas di Pulau Bintan ke depannya sangat bergantung pada aktivitas masyarakat di lapangan yang mayoritas kebakaran terjadi akibat kelalaian ketika membakar sampah.

‎"Untuk potensi ke depan sangat tergantung dari aktivitas masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika melakukan kegiatan bakar-bakar" terangnya.

‎Meskipun cuaca terik masih mendominasi, BMKG memperkirakan potensi hujan masih akan muncul dalam beberapa hari ke depan, meski hanya berlangsung singkat dan berskala lokal.

‎"Kita juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau ini," pungkasnya. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
hotspot tanjungpinang bintan bmkg karhutla