Adu Program Lima Calon Kades Teluk Sasah, Ada Pelatihan Kerja dan Layanan 24 Jam

Slamet Nofasusanto • Dipublikasikan Sabtu, 7 November 2026 | 15:10 WIB
Kampanye salah satu calon kepala desa saat penyampaian visi misi di halaman Balai Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kamis (5/11/2026) malam. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos
Kampanye salah satu calon kepala desa saat penyampaian visi misi di halaman Balai Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kamis (5/11/2026) malam. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos

batampos – Lima calon kepala desa (kades) Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, memaparkan visi dan misi pada malam terakhir kampanye di halaman Balai Desa Teluk Sasah, Kamis (5/11/2026) malam. Peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes), pelayanan publik, hingga peluang kerja menjadi isu yang banyak disorot para kandidat.

Ketua Panitia Pilkades Teluk Sasah, Chrisman, mengatakan masa kampanye berakhir pada Kamis (5/11/2026) malam. Seluruh alat peraga kampanye (APK) wajib dibongkar mulai pukul 00.00 WIB.

"Hari ini terakhir masa kampanye. APK mulai sekitar pukul 00.00 WIB malam ini harus dibongkar," tegasnya saat membuka kegiatan penyampaian visi dan misi calon kepala desa.

Chrisman juga meminta seluruh kandidat menjaga pelaksanaan Pilkades Teluk Sasah tetap damai dan aman hingga hari pemungutan suara pada 11 November 2026.

Dalam pemaparan visi dan misi, calon nomor urut 1, Anaszri, menawarkan peningkatan PADes melalui sektor pariwisata. Salah satunya dengan menggandeng kelompok pengelola objek wisata Puncak Beliung di Batam. Menurut dia, peningkatan PADes akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mendorong pengembangan bank sampah agar sampah plastik dapat diolah menjadi bijih plastik. Selain itu, Anaszri menawarkan layanan administrasi desa berbasis digital untuk memudahkan warga yang mayoritas bekerja dan sulit datang ke kantor desa pada jam kerja.

"Rata-rata masyarakat kita pekerja. Dengan layanan digital, mereka tidak perlu ke kantor. Tapi layanan offline juga tetap berjalan," pungkasnya.

Calon nomor urut 2, Syamsul Ma'arif, juga menjadikan PADes sebagai prioritas. Ia ingin mengembangkan usaha produktif desa agar perputaran ekonomi dapat berlangsung di wilayah Teluk Sasah.

"Kita punya kekuatan SDM, perusahaan juga dekat, kenapa harus belanja di luar. Kita melalui BUMDes bisa mengambil peran sebagai distributor sembako ke toko dan warung," ujarnya.

Pensiunan PNS Dinas Pendidikan Bintan itu juga memiliki gagasan menjadikan Kampung Tanjungtalok sebagai Kampung Melayu Kuliner Desa Teluk Sasah.

"Insyaallah, jika PADes besar, kita akan membangun restoran di sana," katanya.

Sementara itu, calon nomor urut 3, Suhairry, yang merupakan petahana, lebih banyak memaparkan program yang telah berjalan. Di antaranya bantuan untuk nelayan, bantuan rumah ibadah, penyaluran air bersih, hingga Teluk Sasah Expo yang melibatkan pelaku UMKM desa.

Ia mengklaim angka stunting di Teluk Sasah mengalami penurunan. Suhairry juga menyebut program bantuan rumah ibadah menjadi salah satu ciri khas desa tersebut karena mencakup berbagai tempat ibadah, seperti masjid dan gereja.

Terkait pelayanan publik, Suhairry mengaku siap melayani masyarakat selama 24 jam tanpa membeda-bedakan warga. Bahkan, ia menyebut siap memberikan pelayanan pada dini hari maupun menjelang subuh.

Calon nomor urut 4, Narso, mengangkat persoalan tenaga kerja. Ia mendorong pendirian lembaga pelatihan kerja (LPK) melalui kerja sama dengan dinas terkait dan perusahaan di kawasan industri Lobam. Program itu diharapkan dapat meningkatkan keterampilan warga agar mampu bersaing di dunia kerja.

Pengalaman pemadaman listrik hingga puluhan jam di Bintan belum lama ini juga menjadi perhatiannya. Narso menawarkan pemasangan panel surya di sejumlah lokasi strategis desa.

"Panel surya dapat dimanfaatkan saat listrik padam seperti untuk pengecasan daya dan belajar anak-anak. Panel surya bisa ditempatkan di lokasi strategis desa sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat," katanya.

Ia juga menawarkan program pembinaan anak-anak dan remaja bersama Babinsa serta Bhabinkamtibmas untuk mewujudkan Desa Teluk Sasah sebagai desa ramah anak.

Adapun calon nomor urut 5, Sofan Kholiq, menawarkan pelayanan berbasis teknologi, termasuk membuka layanan pada Sabtu dan Minggu. Gagasan itu, menurut dia, menjawab keluhan warga pekerja yang ditemuinya selama masa kampanye.

"Saya siap mengikhlaskan diri saya untuk pelayanan bagi masyarakat di hari Sabtu maupun Minggu," kata pensiunan PNS Pemkab Bintan tersebut.

Mantan Sekretaris Desa Teluk Sasah itu juga ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan bersertifikat yang bekerja sama dengan lembaga resmi. Pelatihan yang ditawarkan antara lain keterampilan mengelas dan bahasa asing agar warga memiliki bekal untuk bersaing di dunia kerja.

Selain itu, Sofan berencana mengembangkan UMKM dan meningkatkan PADes. Salah satu gagasannya adalah menyulap Pelabuhan Seri Kuala Tanjung menjadi arena permainan anak sekaligus pusat kegiatan UMKM. (*)

Editor : M Tahang
Calon Kades Teluk Sasah visi dan misi pelatihan kerja