Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Event MTQH Bikin UMKM Naik Kelas, Omzet Ratusan Juta Tercapai

Rengga Yuliandra • Kamis, 23 April 2026 | 12:01 WIB
Suasana bazar UMKM dalam rangka MTQH Batam yang dipadati pengunjung. Selama sepekan, pelaku usaha mikro berhasil membukukan omzet hingga Rp640 juta. F. Rengga Yuliandra/ Batam Pos
Suasana bazar UMKM dalam rangka MTQH Batam yang dipadati pengunjung. Selama sepekan, pelaku usaha mikro berhasil membukukan omzet hingga Rp640 juta. F. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Ajang Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) di Batam tak hanya menjadi panggung syiar keagamaan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Selama sepekan pelaksanaan, bazar UMKM yang digelar berhasil mencatatkan omzet hingga Rp640 juta.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Salim, mengatakan capaian tersebut menunjukkan potensi besar pelaku usaha mikro jika didukung oleh event berskala besar.

“Dalam bazar ini kami melibatkan sekitar 150 pelaku usaha mikro dari seluruh kecamatan dan organisasi mitra. Total transaksi selama 10 hingga 15 April mencapai Rp640 juta,” ujarnya, Selasa (22/4).

Dari total tersebut, sektor kuliner menjadi penyumbang terbesar dengan nilai transaksi mencapai Rp432 juta. Sementara sisanya berasal dari produk cemilan, oleh-oleh kemasan, kerajinan tangan, hingga fesyen.

Secara wilayah, Kecamatan Bengkong mencatat penjualan tertinggi dengan omzet Rp40 juta. Disusul Batam Kota sebesar Rp25 juta dan Sekupang Rp18 juta. Wilayah lain seperti Batuaji, Lubuk Baja, hingga kawasan hinterland juga turut berkontribusi meski dengan angka yang lebih kecil.

“Ini menunjukkan daya beli masyarakat cukup tinggi, sekaligus tingginya minat terhadap produk lokal, terutama di Bengkong,” tambah Salim.

Tak hanya berorientasi pada transaksi, bazar ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan pelaku usaha. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro membuka layanan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di lokasi kegiatan.

Melalui layanan tersebut, pelaku UMKM dapat langsung mengurus berbagai legalitas usaha, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, PIRT, hingga pendaftaran merek dagang.

“Tercatat ada sekitar 12 pelaku usaha yang langsung memanfaatkan layanan ini selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.

Pemerintah Kota Batam berharap kolaborasi antara event besar dan pemberdayaan UMKM seperti ini dapat terus diperluas. Selain mampu meningkatkan omzet, langkah ini dinilai efektif mendorong pelaku usaha mikro naik kelas dan lebih siap bersaing di pasar yang lebih luas. (*)

Editor : Jamil Qasim
#MTQH Batam #Omzet Ratusan Juta #umkm batam