Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Harga Onderdil Kendaraan di Batam Ikut Naik

Rengga Yuliandra • Minggu, 24 Mei 2026 | 23:28 WIB
Harga onderdil kendaraan terkerek naik seiirng melemahnay rupiah. F. Unsplash
Harga onderdil kendaraan terkerek naik seiirng melemahnay rupiah. F. Unsplash

batampos – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai berdampak pada kenaikan harga berbagai komponen kendaraan di Kota Batam. Tidak hanya oli dan ban, tetapi juga suku cadang kecil seperti baut turut mengalami penyesuaian harga.

Sejumlah pelaku usaha bengkel menyebut hampir seluruh kebutuhan servis kendaraan mengalami kenaikan dalam satu hingga dua bulan terakhir. Kondisi ini dipicu tingginya ketergantungan spare part terhadap barang impor yang sangat dipengaruhi fluktuasi nilai dolar AS.

Pemilik bengkel di kawasan Tiban, Wayan, mengatakan kenaikan harga tidak hanya terjadi pada komponen utama, tetapi juga pada suku cadang kecil yang sebelumnya relatif stabil.

“Selain oli dan ban, sekarang baut-baut kecil juga naik. Memang tidak terlalu besar, ada yang naik Rp5 ribu sampai Rp15 ribu, tapi hampir semua barang ikut naik,” ujarnya, Minggu (24/5).

Menurut Wayan, distributor terus melakukan penyesuaian harga seiring meningkatnya biaya impor barang otomotif. Akibatnya, bengkel harus ikut menyesuaikan harga layanan kepada konsumen.

Baca Juga: 4 Bulan 32 Kasus Kekerasan Anak di Tanjungpinang

“Iya, karena ondersil rata-rata impor. Jadi kalau dolar naik, otomatis harga dari distributor juga ikut naik,” katanya.

Hal serupa disampaikan pemilik bengkel motor di Sekupang, Wahyudi. Ia menyebut hampir seluruh komponen kendaraan kini mengalami kenaikan harga.

“Komponen motor semua naik, tidak ada yang tidak naik,” ujarnya.

Menurut Wahyudi, kenaikan harga suku cadang secara merata mulai membebani pelaku usaha maupun konsumen. Meski demikian, permintaan servis tetap berjalan karena kendaraan masih menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Para pelaku usaha bengkel berharap pemerintah dapat mencari solusi untuk menekan kenaikan harga spare part otomotif agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan aktivitas usaha bengkel tidak terdampak lebih jauh. (*)

Editor : Putut Ariyo
#rupiah melemah #dolar AS #Harga Spare Part #Bengkel Batam #otomotif