Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

BI Kepri Dorong Tap QRIS di Trans Batam, Bayar Bus Kini Cukup Tempel HP

Abdul Azis Maulana • Rabu, 27 Mei 2026 | 23:43 WIB
Bank Indonesia Kepri mulai mendorong penerapan Tap QRIS untuk mempermudah transaksi non tunai pada layanan transportasi publik di Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana / Batam Pos
Bank Indonesia Kepri mulai mendorong penerapan Tap QRIS untuk mempermudah transaksi non tunai pada layanan transportasi publik di Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana / Batam Pos

batampos - Bank Indonesia mulai mendorong penggunaan sistem pembayaran digital Tap QRIS pada layanan transportasi publik Trans Batam. Sistem tersebut menjadi bagian dari percepatan transformasi transaksi non tunai sekaligus modernisasi layanan publik di Kota Batam.

Kepala Perwakilan BI Kepulauan Riau, Rony Widijarto, mengatakan penerapan Tap QRIS merupakan hasil kolaborasi antara BI, Pemerintah Kota Batam, dan sektor perbankan untuk menyesuaikan sistem pembayaran dengan perkembangan teknologi digital.

“Kalau sebelumnya QRIS menggunakan scan barcode, sekarang kita selangkah lebih maju dengan Tap QRIS. Handphone cukup didekatkan atau ditempelkan ke alat pembayaran tanpa perlu scan barcode lagi,” kata Rony di Batam, Selasa (26/5).

Baca Juga: Malam Takbiran di Batam Meriah

Menurut dia, perubahan mekanisme pembayaran tersebut ditujukan untuk mempercepat proses transaksi sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan transportasi publik.

Dengan teknologi contactless tersebut, pengguna tidak lagi perlu membuka aplikasi untuk memindai kode QR secara manual.

Rony menilai penerapan Tap QRIS membuat Batam mulai sejajar dengan kota-kota besar lain yang lebih dulu mengembangkan sistem pembayaran digital modern.

“Tentu ini membuat kita tidak kalah dengan kota besar seperti Jakarta. Tap QRIS lebih praktis karena cukup ditempelkan,” ujarnya.

Saat ini, implementasi Tap QRIS masih dilakukan secara bertahap karena membutuhkan perangkat pendukung khusus di setiap titik transaksi.

BI Kepri bersama sektor perbankan menggandeng Bank Central Asia dalam pengembangan layanan tersebut di Batam. Selain di Trans Batam, layanan Tap QRIS juga mulai tersedia di kawasan Nagoya.

Ke depan, BI Kepri menargetkan penggunaan Tap QRIS diperluas ke berbagai sektor layanan pembayaran lainnya melalui program “QRIS Jelajah Indonesia”.

Menurut Rony, peningkatan kemudahan transaksi digital menjadi faktor penting dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

“Transaksi QRIS masih terus naik. Tahun 2025 nilainya mencapai Rp11,5 triliun, sementara hingga Maret tahun ini sudah mencapai Rp3,88 triliun,” katanya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Batam, Yusfa Hendri, mengatakan penerapan Tap QRIS menjadi bagian dari modernisasi layanan Trans Batam.

Baca Juga: Puma Rilis Bola Resmi Liga Inggris 2026/2027, Hadir dengan Desain Stellar Nitro

Menurut dia, sistem baru itu memungkinkan penumpang melakukan pembayaran hanya dengan mendekatkan telepon genggam ke mesin pembayaran di dalam armada.

“Pembayaran QRIS sebenarnya sudah berjalan lama. Namun hari ini kita kembangkan menjadi Tap QRIS sehingga handphone cukup didekatkan ke mesin pembayaran tanpa perlu scan barcode lagi,” ujarnya.

Yusfa juga mengungkapkan pengadaan 19 armada baru Trans Batam dilakukan melalui skema Pay The Service (PTS), yakni armada disediakan pihak ketiga tanpa menggunakan anggaran pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Seluruh pendapatan operasional masuk ke kas daerah, kemudian dibayarkan kepada pihak ketiga sesuai ketentuan dan jumlah kilometer perjalanan,” katanya.

Editor : Putut Ariyo
#Tap QRIS #Transportasi Digital #bi kepri #trans batam #qris