batampos – Program diskon tiket kapal penumpang kelas ekonomi sebesar 30 persen yang diberikan PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) selama masa libur sekolah 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kebijakan tersebut dinilai mampu meringankan biaya perjalanan sekaligus mendorong peningkatan mobilitas warga antardaerah.
Kepala Operasional PT PELNI Cabang Batam, Mulyadi, mengatakan minat masyarakat menggunakan transportasi laut mulai meningkat menjelang musim liburan. Sejumlah jadwal keberangkatan bahkan menunjukkan kenaikan tingkat keterisian kursi sejak program diskon diumumkan.
“Trennya sudah mulai terlihat. Beberapa jadwal keberangkatan menunjukkan peningkatan okupansi. Kami memperkirakan jumlah penumpang selama libur sekolah tahun ini naik sekitar tiga persen dibandingkan periode normal,” ujar Mulyadi.
Rute Batam–Belawan Masih Jadi Favorit
Menurut Mulyadi, rute Batam–Belawan diperkirakan tetap menjadi jalur favorit masyarakat Kepulauan Riau selama musim liburan.
Selain dimanfaatkan untuk pulang kampung, jalur tersebut juga banyak digunakan warga yang melakukan perjalanan wisata maupun kunjungan keluarga ke Sumatera Utara.
Baca Juga: Muhammadiyah Minta MBG Dievaluasi Total, Busyro Usul Program Dihentikan Sementara
Program diskon tarif tiket kapal ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi nasional yang diluncurkan pemerintah untuk meningkatkan pergerakan masyarakat selama masa libur sekolah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Diskon berlaku untuk seluruh tiket kelas ekonomi kapal penumpang PELNI yang dibeli pada periode 5 Juni hingga 31 Juli 2026, dengan jadwal keberangkatan pada rentang waktu yang sama.
Secara nasional, program tersebut ditargetkan dapat dimanfaatkan oleh sekitar 693 ribu pelanggan.
Kuota Diskon Masih Tersedia
Mulyadi menjelaskan bahwa kuota tiket diskon untuk setiap daerah ditetapkan oleh kantor pusat PELNI. Hingga saat ini, kuota untuk keberangkatan dari Batam masih tersedia sehingga masyarakat masih berpeluang memperoleh tiket dengan harga lebih terjangkau.
“Kuota ditentukan pusat dan untuk Batam saat ini masih tersedia. Kami mengimbau masyarakat segera melakukan pemesanan agar tidak kehabisan,” katanya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama musim liburan, PELNI menerapkan sistem penjualan tiket secara bertahap sesuai kapasitas kapal yang tersedia. Kebijakan ini dilakukan guna menjaga distribusi penumpang tetap terkendali dan menghindari kelebihan kapasitas.
Meski belum menambah armada khusus selama periode libur sekolah, PELNI optimistis kapasitas kapal yang tersedia masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Mulyadi menilai program diskon tiket tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi daerah yang terhubung melalui jaringan pelayaran PELNI.
“Harapannya tentu semakin banyak masyarakat yang melakukan perjalanan. Dampaknya tidak hanya pada sektor transportasi, tetapi juga terhadap aktivitas ekonomi dan pariwisata di daerah tujuan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengatakan periode libur sekolah selalu menjadi salah satu masa dengan tingkat mobilitas masyarakat tertinggi setiap tahunnya.
Karena itu, program diskon diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau.
“Melalui program ini, PELNI ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bepergian sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di berbagai daerah yang terhubung oleh layanan PELNI,” kata Ditto.
PELNI juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi perusahaan, seperti aplikasi PELNI Mobile, situs resmi PELNI, Contact Center 162, loket cabang, maupun mitra penjualan resmi yang telah bekerja sama dengan perusahaan. (*)
Editor : Putut Ariyo