QRIS Makin Mendominasi, Transaksi di Kepri Tembus Rp11,55 Triliun

Abdul Azis Maulana • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:05 WIB
Acara Carnival BI 2026 di Harbour Bay, Sabtu (25/7/2026). F Abduk Azis/Batam Pos
Acara Carnival BI 2026 di Harbour Bay, Sabtu (25/7/2026). F Abduk Azis/Batam Pos

Batampos - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau mempercepat perluasan penggunaan transaksi digital di wilayah perbatasan melalui Creative and Innovative Riau Islands Carnival (CERNIVAL) 2026, di Harbour Bay Downtown, 24–26 Juli 2026.

Kegiatan itu tak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi menjadi etalase transformasi sistem pembayaran digital yang terus tumbuh pesat di Kepulauan Riau.

Mengusung tema "Pesta Rakyat Digital Kepulauan Riau" kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, mewakili Wakil Gubernur Kepri, bersama Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau, Ardhienus.

Baca Juga: Inggris Siagakan Militer Hadapi Ancaman Iran

Penyelenggaraan CERNIVAL menjadi bagian dari strategi Bank Indonesia memperluas literasi keuangan digital, meningkatkan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran nontunai di daerah yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

Data Bank Indonesia menunjukkan adopsi QRIS di Kepulauan Riau terus melesat. Sepanjang 2025, volume transaksi mencapai 99,44 juta transaksi, tumbuh 193,05 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga akhir Mei 2026, transaksi QRIS telah mencapai 57,60 juta kali.

Dari sisi nilai transaksi, pertumbuhannya juga signifikan. Sepanjang 2025, nominal transaksi QRIS mencapai Rp11,55 triliun, meningkat 129,58 persen secara tahunan. Sementara hingga Mei 2026, nilai transaksi telah menyentuh Rp6,74 triliun atau naik 101,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: PPATK Blokir 5.762 Rekening Judi Online, Dana Capai Rp1,07 Triliun

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau, Ardhienus, menilai pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin besarnya peran pembayaran digital dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut dia, posisi Kepulauan Riau sebagai daerah perbatasan memberikan peluang besar untuk mengembangkan transaksi digital lintas negara melalui QRIS Cross Border.

"Kepulauan Riau sebagai wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara memiliki potensi besar dalam pemanfaatan transaksi digital lintas negara. Melalui QRIS Cross-Border Experience, kami ingin memperkenalkan kemudahan transaksi digital kepada masyarakat maupun wisatawan mancanegara," ujar Ardhienus, Sabtu (25/7/2026).

Ia mengatakan implementasi QRIS Cross Border diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan wisatawan asing saat bertransaksi di Indonesia sekaligus memperkuat daya saing sektor pariwisata Kepri yang semakin terintegrasi dengan ekonomi digital.

Salah satu atraksi yang paling menyita perhatian pengunjung adalah Pasar Malam Digital.

Dalam wahana ini, masyarakat dapat menikmati berbagai permainan dan memperoleh hadiah hanya dengan melakukan transaksi menggunakan QRIS senilai Rp1.

Konsep tersebut dirancang agar masyarakat merasakan langsung pengalaman menggunakan pembayaran digital secara sederhana, cepat, dan praktis.

Baca Juga: Horoskop Akhir Pekan: Saatnya Berani Bicara dan Menata Prioritas

Selain itu, CERNIVAL juga menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berbagai tenant kuliner binaan Bank Indonesia dan sejumlah perbankan hadir dalam bazar, dengan seluruh transaksi dilakukan secara nontunai menggunakan QRIS.

Bank Indonesia juga mencatat penggunaan QRIS Antarnegara (Cross Border) di Kepulauan Riau terus meningkat seiring bertambahnya wisatawan mancanegara.

Sepanjang 2025, transaksi yang dilakukan wisatawan asal Malaysia, Singapura, dan Thailand mencapai 221.812 transaksi, melonjak 511,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka tersebut menyumbang sekitar 3,77 persen dari total volume transaksi QRIS antarnegara secara nasional.

Tak hanya berfokus pada pembayaran digital, CERNIVAL 2026 juga dikemas sebagai festival yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat. Sejumlah kompetisi digelar, mulai dari lomba Pramuka, e-sport, band, fashion show, dance hingga fitness, sebagai upaya menarik partisipasi generasi muda dalam mendukung percepatan transformasi digital.

Kolaborasi lintas lembaga juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan acara ini. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Samsat Keliling, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak kendaraan bermotor secara nontunai, disertai edukasi mengenai literasi keuangan dan pelindungan konsumen.

Pengunjung juga dapat mengakses Ruang Edukasi Bank Indonesia yang menyajikan informasi mengenai penggunaan QRIS serta edukasi mengenai Rupiah.

Melalui CERNIVAL 2026, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperluas literasi, meningkatkan akseptasi, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital. Langkah itu diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi digital Kepulauan Riau sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif, modern, dan berkelanjutan. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
BI Carnival bank indonesia kepri Transaksi QRIS