Pacu Laut Penawar Rindu Dongkrak Pariwisata dan UMKM Belakang Padang

Rengga Yuliandra • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 23:59 WIB

Belasan ribu warga memadati Belakang Padang untuk menyaksikan Pacu Laut Penawar Rindu yang menjadi puncak perayaan HUT ke-81 RI.  F. Rengga Y / Batam Pos
Belasan ribu warga memadati Belakang Padang untuk menyaksikan Pacu Laut Penawar Rindu yang menjadi puncak perayaan HUT ke-81 RI. F. Rengga Y / Batam Pos

batampos – Puncak perayaan Pacu Laut Penawar Rindu tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang besar bagi Belakang Padang. Ribuan pengunjung yang memadati kawasan tersebut membuat aktivitas transportasi laut hingga pelaku usaha lokal meningkat signifikan.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, yang mewakili Wali Kota Batam dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi penyelenggaraan Pacu Laut Penawar Rindu karena dinilai mampu menggerakkan sektor pariwisata sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

"Ini kegiatan yang sangat positif dan sangat baik sekali. Kegiatan ini bisa menumbuhkan pariwisata di Kecamatan Belakang Padang dan juga menumbuhkembangkan pelaku usaha di Belakang Padang," ujarnya.

Menurut Firmansyah, kepadatan pengunjung yang terlihat sejak area parkir hingga sepanjang jalan membuktikan tingginya minat masyarakat menghadiri kegiatan tersebut.

Ia menilai seluruh sektor ekonomi lokal ikut merasakan manfaat, mulai dari operator bot pancung, pengemudi becak, hingga pelaku UMKM yang menjajakan berbagai produk dan kuliner.

"Saya yakin bot pancung panen, UMKM panen, becak panen. Siapa bilang ini tidak mempengaruhi dan berkontribusi terhadap masyarakat dan pelaku UMKM kita," katanya.

Baca Juga: Belakang Padang Dipadati Belasan Ribu Orang, Sampan Layar Jadi Tontonan Favorit

Firmansyah menyebut kegiatan tersebut sejalan dengan dua program prioritas Pemerintah Kota Batam, yakni pengembangan sektor pariwisata dan pemberdayaan UMKM.

Menurutnya, skala Pacu Laut Penawar Rindu kini telah berkembang menjadi agenda wisata yang mampu menarik perhatian peserta dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

"Kalau kami lihat, ini bukan tingkat kota lagi, ini sudah tingkat provinsi. Dari Karimun ada yang ikut, dari Malaysia ada yang ikut. Bukan tingkat Kecamatan Belakang Padang lagi," ujarnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Batam berharap kegiatan ini terus dikembangkan agar wisatawan tidak hanya datang sehari, tetapi dapat tinggal lebih lama di Belakang Padang. Dengan demikian, manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor jasa, akan semakin besar sekaligus memperkuat posisi Belakang Padang sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Kota Batam. (*)

Editor : Putut Ariyo
Belakang Padang pacu laut penawar rindu pariwisata batam hut ri umkm batam