PGN Batam Kejar 120 Ribu Sambungan Gas Rumah Tangga hingga 2028

Abdul Azis Maulana • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:32 WIB
Petugas PGN saat memasang jaringan gas di rumah salah satu warga Batam.
Petugas PGN saat memasang jaringan gas di rumah salah satu warga Batam.

batampos – Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Batam mempercepat ekspansi jaringan gas bumi untuk rumah tangga dengan menggandeng Real Estat Indonesia (REI) Khusus Batam.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengintegrasikan jaringan gas bumi langsung ke kawasan perumahan yang sedang dibangun maupun yang akan dikembangkan di Batam.

Area Sales Manager PGN Batam, Wendi Purwanto, mengatakan dukungan pengembang menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat perluasan jaringan gas bumi.

Terlebih, PGN telah menyiapkan rencana pengembangan jaringan dalam skala besar hingga 2028.

Menurut Wendi, integrasi jaringan gas sejak tahap awal pembangunan perumahan akan memudahkan penambahan sambungan rumah (SR).

Infrastruktur gas dapat dibangun bersamaan dengan infrastruktur kawasan sehingga proses penyambungan ke rumah pelanggan bisa dilakukan lebih cepat.

"Ini merupakan kolaborasi penting bagi kami. Tahun ini kami jadi sponsor utama, sebelumnya juga konsisten jadi sponsor. Harapannya, jargas ke rumah-rumah itu mencapai target," kata Wendi, Minggu (16/8/2026).

PGN Targetkan 10.000 Sambungan pada 2026

Untuk 2026, PGN Batam menargetkan pembangunan 10.000 sambungan rumah.

Dari target tersebut, sekitar 1.000 sambungan telah rampung. Sementara 9.000 sambungan lainnya memasuki tahap akhir setelah pekerjaan penanaman jaringan utama selesai.

Wendi mengatakan pekerjaan utama berupa penarikan jaringan telah dituntaskan. Saat ini, pekerjaan berfokus pada pemasangan meteran serta pipa yang menghubungkan jaringan utama dengan rumah pelanggan.

"Pekerjaan yang sulit seperti penarikan jaringan sudah selesai. Sekarang tinggal tahap akhir, yaitu pemasangan meteran dan pipa ke dalam rumah warga. Targetnya seluruh 10.000 sambungan ini selesai pada November 2026," ujarnya.

Dengan demikian, PGN Batam menargetkan seluruh sambungan rumah yang masuk dalam program 2026 dapat digunakan sebelum akhir tahun.

Target Jargas Batam Naik Jadi 76.000 Sambungan pada 2028

Ekspansi jaringan gas bumi PGN Batam tidak berhenti pada target tahun ini.

Perusahaan telah menyiapkan peningkatan jumlah sambungan secara signifikan dalam dua tahun berikutnya.

Pada 2027, PGN menargetkan pembangunan 34.000 sambungan rumah.

Target tersebut kemudian meningkat menjadi 76.000 sambungan pada 2028.

Jika seluruh target terealisasi, penambahan sambungan gas rumah tangga selama periode 2026-2028 mencapai sekitar 120.000 sambungan rumah.

Wendi mengatakan pengembangan jaringan akan dilakukan secara bertahap sesuai rencana perusahaan.

"Fokus kami November ini target tercapai. Selanjutnya akan berprogres pada target tahun depan dan selanjutnya," katanya.

Perumahan Baru Jadi Fokus Ekspansi

Kerja sama dengan REI Batam diharapkan menjadi salah satu pintu masuk untuk mempercepat pencapaian target tersebut.

Kawasan perumahan baru dinilai lebih mudah diintegrasikan dengan jaringan gas bumi karena kebutuhan infrastrukturnya dapat direncanakan sejak awal pembangunan.

Model integrasi tersebut memungkinkan jaringan gas disiapkan bersamaan dengan pembangunan jalan, utilitas dan infrastruktur dasar perumahan lainnya.

Dengan demikian, sambungan ke rumah pelanggan dapat dilakukan tanpa harus menunggu pembangunan jaringan setelah kawasan selesai dihuni.

Ekspansi jaringan gas bumi tersebut sekaligus menempatkan kawasan perumahan sebagai salah satu titik penting dalam pengembangan jaringan gas rumah tangga di Batam.

Jika target 120.000 sambungan hingga 2028 terealisasi, cakupan penggunaan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga di Batam berpotensi meningkat signifikan. (*)

Editor : Putut Ariyo
infrastruktur Batam PGN Batam Jargas Batam Gas Bumi REI Batam