Cara Cek Desil BPS 2026 untuk Bansos dan Subsidi Pertalite

JawaPos • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:13 WIB
Ilustrasi: BBM Pertalite. Pemerintah sepakat membatasi Pertalite untuk warga pengeluaran Rp3,5 juta hingga Rp4,5 juta (desil 9) dan di atas Rp5 juta. (desil 10). Foto: dok Pertamina
Ilustrasi: BBM Pertalite. Pemerintah sepakat membatasi Pertalite untuk warga pengeluaran Rp3,5 juta hingga Rp4,5 juta (desil 9) dan di atas Rp5 juta. (desil 10). Foto: dok Pertamina

batampos - Pemerintah tengah mengkaji pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi Pertalite dengan menggunakan sistem desil. Skema ini menjadi salah satu opsi pemerintah untuk memastikan penyaluran subsidi BBM lebih tepat sasaran.

Pada 2026, desil menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menyalurkan berbagai program bantuan. Penggunaannya mencakup bantuan sosial (bansos), beasiswa pendidikan seperti KIP Kuliah dan PIP, hingga skema pembatasan subsidi energi seperti BBM dan listrik.

Masyarakat dapat mengecek posisi keluarganya melalui dua portal pemerintah, yakni cekbansos.kemensos.go.id dan dtsen-form.bps.go.id.

Kedua portal tersebut sama-sama berkaitan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat, tetapi memiliki fungsi dan metode pengecekan yang berbeda.

Perbedaan Portal Kemensos dan BPS

Portal cekbansos.kemensos.go.id dikelola Kementerian Sosial (Kemensos) dan menggunakan basis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN/SIKS-NG).

Portal tersebut berfokus pada informasi kepesertaan program bansos reguler, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Sementara itu, dtsen-form.bps.go.id dikelola Badan Pusat Statistik (BPS) dan dirancang untuk pemeriksaan pemeringkatan desil berdasarkan data DTSEN.

Perbedaan keduanya cukup jelas. Portal cekbansos.kemensos.go.id digunakan untuk mengecek kepesertaan dan status bantuan sosial (bansos) dengan metode pencarian berdasarkan wilayah dan nama sesuai KTP.

Sementara itu, portal dtsen-form.bps.go.id digunakan untuk mengecek pemeringkatan desil dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

 

Dengan demikian, masyarakat yang ingin mengetahui status bansos dapat menggunakan portal Kemensos, sedangkan pengecekan posisi desil dapat dilakukan melalui portal DTSEN BPS.

Cara Cek Desil dan Bansos di Portal Kemensos

Portal milik Kementerian Sosial tersebut dapat digunakan untuk mengecek apakah seseorang terdaftar dalam basis data penerima bantuan pemerintah sekaligus melihat informasi terkait penyalurannya.

Berikut langkah-langkahnya:

Informasi yang dapat ditampilkan antara lain kepesertaan PKH, BPNT, atau PBI-JK, termasuk periode penyalurannya.

Cara Cek Pemeringkatan Desil di Portal DTSEN BPS

Masyarakat yang ingin mengetahui posisi desil keluarga dapat menggunakan portal DTSEN yang dikelola BPS.

Berikut langkah-langkahnya:

Masyarakat dapat mengetahui apakah keluarganya berada pada Desil 1 hingga Desil 10.

Secara umum, semakin rendah angka desil menunjukkan posisi kesejahteraan yang lebih rendah dalam pemeringkatan DTSEN. Sebaliknya, angka desil yang lebih tinggi menunjukkan posisi kesejahteraan yang lebih tinggi.

Karena itu, pengecekan desil dapat membantu masyarakat mengetahui posisi data sosial ekonominya dalam basis data pemerintah.

Namun, posisi desil tidak secara otomatis berarti seseorang pasti menerima atau tidak menerima seluruh program bantuan maupun subsidi. Setiap program pemerintah dapat memiliki kriteria dan ketentuan tersendiri. (*)

Editor : Putut Ariyo
Kemensos DTSEN Desil BPS pertalite bansos