batampos – PT Pertamina Patra Niaga membuka peluang kemitraan bagi masyarakat dan calon mitra yang ingin membuka atau mengembangkan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berbagai wilayah Indonesia.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga memperluas jaringan penyaluran energi sekaligus meningkatkan akses dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan, perusahaan terus mengembangkan jaringan penyaluran energi untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat di berbagai daerah.
"Pengembangan jaringan tersebut dilakukan melalui rencana penambahan titik penyaluran baru baik SPBU reguler, mini, dan nelayan yang tersebar di sejumlah daerah," kata Kitty dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Kemitraan SPBU Dibuka di 25 Provinsi
Rencana pengembangan titik penyaluran baru tersebut mencakup 25 provinsi di Indonesia. Sejumlah wilayah yang masuk dalam rencana pengembangan antara lain Kabupaten Deli Serdang, Kota Batam, Lampung, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Berau, Kabupaten Bone, Kabupaten Sorong hingga Kabupaten Fakfak.
Pertamina Patra Niaga berharap penambahan titik penyaluran tersebut dapat membuat akses masyarakat terhadap BBM dan layanan energi semakin mudah.
Hingga Agustus 2026, jaringan lembaga penyalur Pertamina Patra Niaga telah mencapai 8.381 SPBU di berbagai wilayah Indonesia.
Jumlah tersebut terdiri atas 6.494 SPBU reguler, 494 SPBU mini/modular, 977 SPBU kompak, dan 416 SPBU nelayan.
"Untuk mendukung pengembangan jaringan tersebut, Pertamina Patra Niaga membuka peluang kemitraan bagi masyarakat dan calon mitra yang berminat untuk berpartisipasi dalam pengembangan jaringan kemitraan SPBU Pertamina," ujar Kitty.
Peluang Usaha Sekaligus Perluasan Akses Energi
Menurut Kitty, perluasan jaringan penyaluran tidak hanya bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap energi, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi di daerah.
Kemitraan dengan masyarakat dan pelaku usaha menjadi salah satu cara Pertamina Patra Niaga mengembangkan jaringan tersebut.
"Penambahan titik penyaluran merupakan bagian dari upaya kami untuk terus memperluas akses energi dan mendekatkan layanan Pertamina kepada masyarakat. Dalam prosesnya, kami juga membuka kesempatan bagi masyarakat dan mitra bisnis untuk berkolaborasi menjadi bagian dari ekosistem penyaluran energi Pertamina," katanya.
Kemitraan tersebut, lanjut Kitty, memberikan peluang usaha dan investasi sekaligus menjadi bentuk kolaborasi untuk mendukung pemerataan akses energi.
Dengan bertambahnya titik penyaluran, masyarakat di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses diharapkan dapat memperoleh layanan BBM dan energi dengan lebih mudah.
Proses Kemitraan Dilakukan Bertahap
Pertamina Patra Niaga menyatakan seluruh proses kemitraan dilakukan secara transparan dan mengikuti ketentuan yang berlaku.
Tahapannya mencakup registrasi, verifikasi, pemenuhan perizinan, pembangunan hingga operasional.
"Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat dan calon mitra untuk memanfaatkan peluang kemitraan yang tersedia serta bersama-sama mendukung pengembangan jaringan penyaluran energi di berbagai daerah," kata Kitty.
Selain SPBU reguler dan mini, pengembangan jaringan juga mencakup SPBU nelayan. Kemitraan tersebut diharapkan dapat mendukung pemerataan akses BBM bagi masyarakat pesisir, termasuk dalam mendukung program Kampung Nelayan Merah Putih.
Pertamina Patra Niaga menilai kolaborasi dengan masyarakat dan mitra bisnis dapat memberikan manfaat ganda, yakni memperluas akses energi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Pada akhirnya, perluasan jaringan penyaluran tersebut diharapkan turut memperkuat ketahanan energi nasional.
Cara Daftar Kemitraan SPBU Pertamina
Masyarakat yang tertarik menjadi mitra dapat memperoleh informasi mengenai jenis kemitraan, lokasi yang tersedia, persyaratan, tata cara pendaftaran, serta tahapan proses kemitraan melalui situs resmi kemitraan Pertamina Patra Niaga.
Informasi tersebut dapat menjadi rujukan awal bagi calon mitra sebelum mengajukan pendaftaran dan menyiapkan persyaratan yang diperlukan.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat juga dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.
Dengan dibukanya peluang kemitraan tersebut, Pertamina Patra Niaga tidak hanya menawarkan kesempatan usaha, tetapi juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam memperluas jaringan layanan energi di Indonesia. (*)
Editor : Putut Ariyo