batampos – Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, kembali memperluas konektivitas penerbangan internasional dengan menyambut penerbangan perdana Starlux Airlines dari Taipei, Taiwan.
Penerbangan perdana tersebut menggunakan pesawat Airbus A321 dengan nomor penerbangan JX765 dan mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Kamis (1/10) sore. Pesawat membawa 188 penumpang.
Pesawat kemudian kembali terbang menuju Taipei dengan nomor penerbangan JX766 pada pukul 17.49 WITA dengan jumlah penumpang yang sama.
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Nugroho Jati mengatakan kehadiran Starlux Airlines menjadi langkah positif bagi penguatan konektivitas internasional Bali.
“Ini merupakan capaian yang sangat positif, tidak hanya bagi bandara karena untuk pertama kalinya maskapai Starlux Airlines beroperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, namun juga bagi Bali karena menjadi langkah positif dalam memperkuat konektivitas internasional Bali,” kata Nugroho dalam keterangannya di Denpasar, Jumat.
Maskapai Ketiga Layani Rute Bali-Taipei
Dengan masuknya Starlux Airlines, Bandara I Gusti Ngurah Rai kini mencatat 45 maskapai yang melayani 43 rute penerbangan internasional.
Starlux juga menjadi maskapai ketiga yang melayani rute Bali-Taipei setelah sebelumnya rute tersebut dilayani China Airlines dan EVA Air.
Rute Taipei-Bali dan sebaliknya akan beroperasi lima kali dalam sepekan. Penerbangan dijadwalkan berlangsung setiap Senin, Selasa, Kamis, Jumat, dan Minggu.
Nugroho mengatakan penambahan rute tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata Bali, khususnya dengan semakin terbukanya akses bagi wisatawan Taiwan.
“Kami optimistis hadirnya Starlux yang mengoperasikan rute Taipei-Bali ini dapat memberikan kemudahan akses bagi wisatawan Taiwan untuk berkunjung ke Bali dan sebaliknya, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” ujar Nugroho.
Ngurah Rai Perkuat Konektivitas Internasional
Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai juga memastikan komitmennya menjaga kualitas pelayanan dan kesiapan fasilitas untuk mendukung operasional maskapai internasional.
“Kami senantiasa berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan konektivitas udara melalui peningkatan kualitas pelayanan dan kesiapan fasilitas bandara,” tuturnya.
Nugroho berharap semakin beragamnya pilihan maskapai dan rute internasional dapat memperkuat peran Bali sebagai salah satu pintu gerbang pariwisata Indonesia.
“Dengan semakin beragamnya pilihan maskapai penerbangan dan juga rute internasional di Bali, kami optimistis dapat terus berperan dalam mendukung mobilitas wisatawan serta memperkuat posisi Bali sebagai pintu gerbang pariwisata Indonesia di mata dunia,” katanya.
Ia berharap kerja sama dengan Starlux Airlines terus berkembang sehingga memberikan dampak bagi sektor pariwisata dan perekonomian Bali, termasuk industri penerbangan dan kebandarudaraan. (*)
Editor : Putut Ariyo