Terekam CCTV, Pencuri Menyamar Jadi Kurir Paket di Piayu, Sasar Sepatu hingga Sepeda

Jamaluddin Lobang • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 09:01 WIB
Rekaman CCTV menunjukkan terduga pelaku pencurian berkedok kurir paket di kawasan Tanjung Piayu, mengambil sepatu di teras rumah warga. Foto: Tangkapan layar video warga
Rekaman CCTV menunjukkan terduga pelaku pencurian berkedok kurir paket di kawasan Tanjung Piayu, mengambil sepatu di teras rumah warga. Foto: Tangkapan layar video warga

batampos – Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan seorang pria diduga menyamar sebagai kurir paket saat mencuri sepatu di kawasan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, viral di kalangan warga. Aksi tersebut menambah daftar kasus pencurian dengan modus serupa yang belakangan meresahkan permukiman di wilayah tersebut.

Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat membawa tas berukuran besar layaknya kurir pengantar paket. Setelah memastikan kondisi sekitar sepi, pelaku mendekati teras rumah dan mengambil sepatu yang berada di rak sebelum meninggalkan lokasi.

Salah seorang warga, Doni Saputra, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (18/7) dini hari. Menurutnya, pelaku sengaja berpura-pura mencari alamat atau mengantarkan paket agar tidak menimbulkan kecurigaan warga.

Baca Juga: Warga Soroti Tumpukan Sampah Pasar Jodoh , Khawatir Cemari Sungai dan Picu Banjir Kala Hujan

"Dia pura-pura mengantar paket. Setelah melihat situasi sepi, langsung mengambil sepatu yang ada di rak depan rumah," ujar Doni kepada Batam Pos.

Doni mengungkapkan, aksi pencurian tersebut bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa pekan terakhir, laporan kehilangan sepatu dan sandal semakin sering dibagikan warga melalui grup komunikasi RT dan RW.

Bahkan, kata dia, tidak sedikit pelaku yang menggunakan atribut menyerupai kurir paket atau berkeliling kompleks dengan alasan mencari alamat sebelum melancarkan aksinya.

"Sudah marak di daerah Piayu. Ada yang mutar-mutar mencari alamat, ada juga yang membawa tas besar seperti kurir. Mereka beraksi siang maupun malam," katanya.

Baca Juga: Jadi Ikon Seni dan Pariwisata, Taman Budaya Senilai Rp50 Miliar Segera Hadir di Batam

Selain sepatu dan sandal, sejumlah warga juga mengaku kehilangan sepeda yang diparkir di halaman rumah. Namun, sebagian besar korban disebut belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Kapolsek Sei Beduk, Iptu Alex Yasral, mengimbau masyarakat agar tidak ragu membuat laporan polisi apabila menjadi korban pencurian. Menurutnya, laporan resmi sangat dibutuhkan untuk membantu kepolisian memetakan lokasi rawan sekaligus mempercepat proses penyelidikan.

"Kami mengimbau masyarakat segera membuat laporan kepolisian. Dengan adanya laporan, kami bisa mengetahui kejadian yang sebenarnya dan melakukan penanganan," ujarnya.

Alex juga meminta perangkat RT dan RW mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta meningkatkan pengawasan terhadap akses keluar-masuk kawasan permukiman.

Baca Juga: Sebut Nilai Penggunaan TKA dalam SPMB Kepri Tidak Adil, Rudi Chua Dukung Ortu Tempuh Jalur PTUN

"Kami sudah beberapa kali mengumpulkan RT, RW, dan camat untuk membangun sistem keamanan di masing-masing wilayah. Kepolisian akan bekerja maksimal melakukan kontrol dan pengawasan, tetapi keamanan lingkungan juga membutuhkan peran aktif masyarakat," katanya.

Ia mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan agar tindak kriminalitas dapat dicegah sedini mungkin. (*)

Editor : M Tahang
Terekam CCTV berkedok kurir paket Tanjung Piayu pencurian