Warga Pancur Tewas Tergantung, Keluarga Tolak Autopsi

Eusebius Sara • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 16:15 WIB
ilustrasi gantung diri.
ilustrasi gantung diri.

 batampos - Putra Arcangela, (22), ditemukan tewas tergantung di rumahnya di kawasan Ruli Pancur Swadaya, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sungai Beduk, Batam, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Keluarga korban menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah Putra. Setelah menjalani pemeriksaan medis, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Putra pertama kali ditemukan keluarganya yang baru tiba di rumah. Keluarga kemudian meminta pertolongan warga sekitar hingga kejadian tersebut dilaporkan kepada kepolisian.

Kanitreskrim Polsek Sei Beduk Ipda Dipo Patria mengatakan, keluarga merupakan pihak pertama yang mengetahui kondisi korban. Setelah melihat korban dalam kondisi tersebut, keluarga langsung meminta bantuan kepada tetangga.

“Setelah keluarga korban melihat kejadian tersebut, langsung berteriak sehingga para tetangga datang,” kata Dipo.

Baca Juga: Musda IV PHRI Kepri, Batam Kini Punya 273 Hotel dan 3.827 Restoran

Mendapat laporan tersebut, personel Unit Reaksi Cepat Polsek Sei Beduk mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Barelang. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk menjalani pemeriksaan medis.

Menurut Dipo, pemeriksaan awal secara kasat mata tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga yang mendampingi proses pemeriksaan di rumah sakit kemudian menyatakan keberatan jika jenazah diautopsi.

“Tadi sudah kita lakukan pemeriksaan secara kasat mata, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar Dipo.

Setelah pemeriksaan dokter selesai dan keluarga menolak autopsi, jenazah Putra diserahkan kepada pihak keluarga. Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, jenazah sudah diserahkan kepada keluarga,” katanya.

Dari keterangan keluarga, Putra selama ini beraktivitas berjualan di pinggir jalan kawasan Pancur. Polisi juga telah berkomunikasi dengan keluarga untuk menggali informasi mengenai kondisi korban sebelum kejadian.

Namun, keluarga menyebut Putra tidak pernah menyampaikan keluhan maupun persoalan yang sedang dihadapinya.

“Kita juga tadi sudah berkomunikasi dengan keluarga korban dan selama ini korban tidak pernah bercerita atau mengeluh,” ungkap Dipo.

Meski dugaan awal mengarah pada bunuh diri, polisi memastikan penyelidikan masih berlanjut. Petugas memeriksa sejumlah barang yang diamankan dari lokasi kejadian. Polisi juga memastikan tidak menemukan surat wasiat yang ditinggalkan korban.

“Kita tidak menemukan surat wasiat, selain itu kita juga masih membawa beberapa barang bukti untuk kita periksa lebih lanjut,” pungkas Dipo. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
sei beduk Tanjung Piayu polresta barelang kematian tewas tergantung