batampos - Meteran air milik salah satu ruko di kawasan Penuin, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, diduga dicuri seorang pria. Aksi tersebut terekam kamera CCTV dan videonya kemudian beredar di media sosial.
Peristiwa itu terjadi Jumat (4/9) dini hari. Dalam rekaman CCTV, seorang pria terlihat datang menggunakan sepeda motor bersama seorang wanita dan dua anak. Keempatnya diduga merupakan satu keluarga.
Mereka sempat berhenti dan duduk-duduk di sekitar lokasi meteran air ketika kondisi kawasan terlihat sepi. Pria tersebut kemudian memperhatikan meteran yang berada di bagian depan ruko.
Setelah memastikan situasi sekitar sepi, pria yang mengenakan jaket hitam dan celana pendek itu diduga merusak meteran sebelum membawanya pergi. Ia kemudian kembali ke sepeda motornya.
Dalam rekaman tersebut, pria itu terlihat membawa atau menggendong gitar saat meninggalkan lokasi. Wanita dan dua anak yang sebelumnya bersamanya juga turut pergi menggunakan sepeda motor tersebut.
Baca Juga: Kabur ke Belakang Padang, Terduga Pelaku Penusukan di Bengkong Ditangkap
Video pencurian itu kemudian menyebar di media sosial dan mendapat perhatian warganet. Modus tersebut menjadi sorotan karena dilakukan saat lingkungan dalam kondisi sepi.
Humas Air Batam Hilir (ABH), Ginda Alamsyah, membenarkan adanya laporan pencurian meteran air tersebut. Meteran yang hilang telah diganti oleh pemilik ruko sehingga pelayanan air kembali berjalan.
“Memang ada laporan terkait meteran air yang dicuri. Meterannya juga sudah diganti oleh pemilik ruko,” ujar Ginda.
Ia mengimbau masyarakat meningkatkan pengamanan terhadap meteran air yang berada di bagian luar rumah maupun ruko. Salah satunya dengan memasang penutup atau pelindung agar meteran tidak mudah dijangkau.
"Kami mengimbau masyarakat membuat pengamanan atau penutup meteran air di depan hunian agar tidak mudah dicuri,” katanya. (*)
Editor : Yofi Yuhendri