Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Iran Klaim Temukan Drone Bawah Laut AS di Selat Hormuz

j
Penulis: jpg❯
Ilustrasi drone yang diklaim didapatkan oleh Iran. F. x.com /
Ilustrasi drone yang diklaim didapatkan oleh Iran. F. x.com /

Advertisement

batampos – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim tidak ada teknologi canggih, termasuk milik Amerika Serikat, yang mampu menghindari sistem pengawasan Iran di kawasan Selat Hormuz.

Juru bicara IRGC, Hossein Mohebbi, mengatakan klaim tersebut diperkuat dengan penemuan sebuah drone bawah laut militer Amerika Serikat yang disebut berhasil dideteksi oleh sistem pengawasan Iran.

"Penemuan drone bawah laut militer AS yang canggih pada pagi hari menunjukkan bahwa tidak ada teknologi canggih yang dapat melewati lapisan sistem pengawasan kami di Selat Hormuz," kata Mohebbi, Selasa (8/9), dikutip Antara, Rabu (9/9).

Advertisement

IRGC Klaim Sita Drone Bawah Laut AS

Sebelumnya pada hari yang sama, IRGC menyatakan telah menyita sebuah drone bawah laut Amerika Serikat di pintu masuk Selat Hormuz.

Perangkat tersebut disebut berjenis Dive-LD, sebuah kendaraan bawah laut tanpa awak yang digunakan untuk berbagai kebutuhan operasi maritim. IRGC juga memublikasikan foto perangkat yang mereka klaim telah ditemukan tersebut.

Advertisement

Klaim penyitaan drone ini menjadi perhatian karena Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran strategis dunia dan memiliki posisi penting dalam lalu lintas energi internasional.

Konflik Iran dan AS Belum Sepenuhnya Berakhir

Klaim IRGC tersebut muncul di tengah hubungan Iran dan Amerika Serikat yang masih diwarnai ketegangan.

Pada 28 Februari, pasukan Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran. Teheran kemudian merespons dengan serangan terhadap sejumlah sasaran yang berkaitan dengan lawannya.

Pada pertengahan Juni, Iran dan Amerika Serikat disebut menandatangani sebuah memorandum yang bertujuan menghentikan permusuhan. Namun, ketegangan kembali meningkat setelah kedua pihak melancarkan serangan.

Hingga kini, konflik antara kedua negara belum sepenuhnya terselesaikan. Permusuhan juga masih sesekali kembali terjadi di tengah upaya tekanan diplomatik dan ekonomi.

Advertisement

Artikel Terkait

IRGC Klaim Drone Bawah Laut AS Tak Bisa Lolos dari Pengawasan Iran

IRGC Klaim Drone Bawah Laut AS Tak Bisa Lolos dari Pengawasan Iran

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim tidak ada teknologi canggih, termasuk milik Amerika Serikat.

AS Serang Markas Angkatan Laut Garda Revolusi Iran di Gilan

AS Serang Markas Angkatan Laut Garda Revolusi Iran di Gilan

Sebuah markas Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di Provinsi Gilan, Iran utara, dilaporkan menjadi sasaran serangan Amerika Serikat

IRGC Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS di Bahrain, Radar Oman Jadi Sasaran

IRGC Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS di Bahrain, Radar Oman Jadi Sasaran

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di Bahrain.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer