batampos - Laporan dugaan tawuran di kawasan Bundaran Basecamp, Kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batu Aji, Batam, langsung direspons polisi. Petugas Polsek Batu Aji mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center Polri 110, Selasa (8/9) malam.
Laporan tersebut diterima sekitar pukul 23.26 WIB. Warga bernama Rido melaporkan adanya dugaan aksi tawuran yang terjadi di kawasan tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Batu Aji bersama Pamapta 1 Polresta Barelang bergerak ke lokasi. Sejumlah personel dari SPKT, Unit Intelkam, Unit Reskrim, dan Unit Patroli turut diterjunkan untuk memastikan kondisi di lapangan.
Namun, saat polisi tiba di lokasi, dua kelompok yang sebelumnya diduga terlibat tawuran sudah membubarkan diri.
Petugas kemudian melakukan penyisiran dan pemantauan di sekitar Bundaran Basecamp untuk memastikan tidak terjadi keributan susulan.
“Hasil pengecekan di lapangan, situasi sudah aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya korban maupun kerugian akibat kejadian tersebut,” kata Kapolsek Batu Aji AKP Bayu Rizki Subagyo.
Baca Juga: Pencurian Meter Air Marak, ABH Minta Pelanggan Perketat Pengamanan
Bayu mengatakan, respons cepat tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Menurutnya, setiap laporan yang masuk melalui layanan Polisi 110 akan ditindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan sesuai kondisi dan kebutuhan.
Ia juga mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik atau gangguan keamanan. Warga diminta segera melapor apabila mengetahui adanya tawuran, keributan, atau potensi gangguan kamtibmas.
“Laporan dari masyarakat sangat membantu kami dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan yang lebih besar. Jika membutuhkan kehadiran polisi, masyarakat dapat menghubungi layanan Polisi 110,” ujarnya.
Polsek Batu Aji juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, terutama di kawasan yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya kelompok atau terjadinya keributan. (*)
Editor : Yofi Yuhendri