batampos – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam mencatat jumlah penduduk hingga Semester II 2025 mencapai 1.394.459 jiwa. Data konsolidasi bersih tersebut menjadi dasar perencanaan kebijakan pembangunan daerah.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, Sri Miranthy Adisthy, menjelaskan dari total tersebut, penduduk laki-laki berjumlah 705.945 jiwa dan perempuan 688.514 jiwa.
“Data ini terus kami perbarui secara berkala agar seluruh pelayanan administrasi kependudukan tepat sasaran. Ini juga menjadi rujukan berbagai program pemerintah,” ujarnya, Rabu (1/4).
Baca Juga: Polisi Dalami Penyebab Tugboat Terbalik di ASL Shipyard, Kapten Kapal Diperiksa
Disdukcapil mencatat jumlah anak di Batam mencapai 407.913 jiwa. Namun, kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) masih perlu ditingkatkan. Saat ini, baru 258.427 anak yang memiliki KIA, sementara 149.486 anak lainnya belum.
“Persentase kepemilikan KIA masih di angka 63,4 persen. Ini menjadi perhatian kami dan akan terus ditingkatkan melalui program jemput bola,” jelasnya.
Sementara itu, capaian perekaman dan pencetakan KTP elektronik (KTP-el) sudah mencapai 99,19 persen. Artinya, hampir seluruh wajib KTP di Batam telah terlayani.
Di sisi lain, Disdukcapil juga mendorong penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Hingga saat ini, jumlah aktivasi IKD tercatat sebanyak 61.829 pengguna.
“Kami mengajak masyarakat segera mengaktifkan IKD sebagai bagian dari transformasi layanan yang lebih praktis dan efisien,” katanya.
Baca Juga: Wamen ESDM Pastikan Stok BBM di Kepri Aman, Distribusi ke Pulau-Pulau Diawasi
Berdasarkan sebaran wilayah, Kecamatan Sagulung menjadi daerah dengan jumlah penduduk terbanyak yakni 243.694 jiwa, disusul Batam Kota 218.580 jiwa dan Sekupang 200.176 jiwa.
Sementara itu, jumlah penduduk paling sedikit berada di Kecamatan Galang sebanyak 21.108 jiwa dan Belakang Padang 21.468 jiwa.
Adisthy menegaskan seluruh layanan administrasi kependudukan seperti KTP-el, KIA, Kartu Keluarga hingga akta pencatatan sipil diberikan secara gratis.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan akurat. Ke depan, fokus kami meningkatkan kepemilikan KIA serta memperluas aktivasi IKD,” tutupnya. (*)
Editor : M Tahang