Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Macet dan Banjir, Jalan Tengku Sulung Belum Tersentuh Proyek

Yashinta • Senin, 13 April 2026 | 13:01 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di jalan Tengku Sulung Batam kota, Minggu (1/2). Pemerintah berencana akan melakukan pelabaran jalan tersebut. F Cecep Mulyana/Batam Pos
Sejumlah kendaraan melintas di jalan Tengku Sulung Batam kota, Minggu (1/2). Pemerintah berencana akan melakukan pelabaran jalan tersebut. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Memasuki pertengahan April 2026, rencana pelebaran Jalan Tengku Sulung di Kecamatan Batamkota belum juga menunjukkan tanda-tanda pengerjaan. Kondisi ini memicu pertanyaan warga, mengingat ruas jalan tersebut masih semrawut dan kerap dilanda kemacetan.

Pantauan di lapangan, belum terlihat aktivitas proyek maupun persiapan pengerjaan. Di sisi lain, sepanjang ruas jalan justru kembali dipadati lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berjejer di bahu jalan.

Diki, salah satu warga yang setiap hari melintas di kawasan tersebut, mengaku heran dengan belum dimulainya proyek yang sebelumnya dijanjikan pemerintah tahun ini.

“Katanya 2026 mulai dikerjakan, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda. Jalan masih semrawut, malah PKL makin banyak,” ujarnya.

Menurut Diki, kondisi Jalan Tengku Sulung kini semakin padat, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Ia bahkan kerap menghindari jalur tersebut karena kemacetan yang cukup parah.

“Kalau pagi hari, saya lebih pilih lewat jalan besar. Di sini sering macet, apalagi jam berangkat kerja,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan Erina, warga Batamkota lainnya. Ia berharap pemerintah segera merealisasikan pelebaran jalan tersebut, mengingat jalur itu merupakan akses penting bagi masyarakat.

“Jalan ini padat penduduk dan aktivitasnya tinggi. Memang sudah sangat butuh pelebaran,” katanya.

Selain kemacetan, Erina juga menyoroti persoalan banjir yang kerap muncul di sejumlah titik saat hujan turun, meski hanya dalam waktu singkat.

“Kalau hujan sebentar saja, sudah ada genangan. Biasanya di depan Taras, sekitar Marbella, sampai Botania 1. Itu sering banjir,” jelasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam belum memberikan tanggapan terkait belum dimulainya proyek tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Batam memastikan pelebaran Jalan Tengku Sulung akan mulai dikerjakan pada 2026 secara bertahap. Pelaksana tugas Kepala Dinas Bina Marga dan SDA Kota Batam, Dohar, menyebutkan perencanaan teknis telah rampung pada 2025, dengan target pengerjaan fisik dimulai Maret hingga April 2026.

Pada tahap awal, pelebaran difokuskan pada pembukaan jalur kedua dari arah Cikitsu menuju SMAN 3 Batam. Nantinya, jalan tersebut akan memiliki dua jalur dengan masing-masing dua lajur untuk mengurai kemacetan.

Namun hingga pertengahan April, realisasi di lapangan belum terlihat. Jalan yang masih sempit, ditambah keberadaan PKL serta genangan air saat hujan, membuat warga semakin mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam merealisasikan proyek tersebut. (*)

Editor : Jamil Qasim
#Tengku Sulung #macet dan banjir